Mabuk dan Pukuli Warga, 21 Preman Ditangkap di Cengkareng

Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat mengamankan 21 preman yang terlibat pemukukan terhadap Ari Kuswanto (23).

Mabuk dan Pukuli Warga, 21 Preman Ditangkap di Cengkareng
Dokumentasi Polres Jakarta Barat
Polisi mengamankan para preman yang terlibat pemukulan terhadap warga. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat mengamankan 21 preman yang terlibat pemukukan terhadap Ari Kuswanto (23).

Mereka adalah JILA (21), SLK (22), DJ (41), KL (21), NRM (24), JMT (27), 4 (28), MFH (19), RS (31), AN (27), UR (41), AS (25), JL (20), LG (19), RS (21), AP (39), ASP (28), ZIS (21), AMX (27), NL (29), dan RR (22).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, menjelaskan kejadian pengeroyokan itu terjadi di Ruko Taman Palem Mutiara Blok A 20 lantai 2 Mess SMB Cengkareng, Jakarta Barat pada Minggu (7/4/2019) malam.

Polisi mengamankan para preman yang terlibat pemukulan terhadap warga.
Polisi mengamankan para preman yang terlibat pemukulan terhadap warga. (Dokumentasi Polres Jakarta Barat)

Saat itu, korban yang sedang berkumpul bersama tiga temannya tiba-tiba didatangi salah satu pelaku yang tengah dalam pengaruh minuman keras.

Saat itu, salah satu pelaku berteriak hingga mengundang perhatian korban dan temannya.

Namun pelaku yang sedang dalam keadaan mabuk tak senang melihat reaksi korban yang dianggapnya menantangnya hingga akhirnya melakukan pemukulan.

"Korban dan temannya digampar berkali-kali, sedangkan korban (Ari) setelah digampar sempat ditendang dengan orang yang sama ke arah muka sebelah kiri mengenai mata bawah kirinya," kata Edy kepada wartawan, Rabu (10/4/2019).

Akibat kejadian itu, Ari pun mengalami luka memar di bagian mata bawah sebelah kiri.

Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat, Iptu Dimitri Mahendra mengatakan, pelaku utama dari pemukukan tersebut yakni JILA dan SLK.

Kuasa Hukum Hercules Ancam Laporkan Tim Pemburu Preman ke Propam

Lagi Jalan-Jalan di Jakarta, 4 Jawara Banten Jadi Korban Perampokan Preman di Johar Baru

"Sedangkan 19 orang lainnya yang turut diamankan dalam rangka status quo tempat kejadian perkara," kata Dimitri.

Dimitri menjelaskan, saat ini baru JILA dan SLK yang berstatus tersangka. Keduanya bakal dikenakan Pasal 170 KUHP.

"Untuk 19 orang lainnya masih kami lakukan pemeriksaan. Motif para pelaku melakukan pegeroyokan korban karena mereka konsumsi miras," kata Dimitri.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved