2 Tahun Kasus Penyiraman Air Keras Tak Terungkap, Novel Baswedan Desak Jokowi Bentuk TGPF Independen

Novel mengatakan, meski tim gabungan bentukan Polri sudah ada, penyelesaian kasus ini masih juga buntu.

2 Tahun Kasus Penyiraman Air Keras Tak Terungkap, Novel Baswedan Desak Jokowi Bentuk TGPF Independen
TribunJakarta.com/ Gerald Leonardo Agustino
Novel Baswedan terlihat berjalan ke kediamannya di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, selesai salat subuh Jumat (27/7/2018) pagi ini. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan berangkat ke kantornya, Kamis (11/4/2019) pagi.

Keberangkatan Novel hari ini bertepatan dengan momen penyiraman air keras terhadap dirinya yang belum juga terungkap setelah dua tahun.

Pantauan TribunJakarta.com, Novel keluar dari rumahnya mengenakan jas hitam, kemeja garis-garis, dan topi hitam. Tampak kartu identitas KPK juga menggantung ia kenakan di lehernya.

Keluar dari pagar rumahnya, Novel langsung menghampiri dan menyalami awak media satu per satu sambil tersenyum.

"Hari ini kan tepat dua tahun saya diserang dan tidak diungkap sampai sekarang. Saya ingin menggaris bawahi, bahwa ini bukan sekedar masalah perkara penyerangan saya belum diungkap. Tapi saya kira kawan-kawan di KPK menggunakan momentum ini untuk menuntut serangan-serangan terhadap orang KPK untuk diungkap," kata Novel.

Pantauan TribunJakarta.com, Novel berangkat diantar mobil operasional KPK pada pukul 8.53 WIB.

Ia pun mengajak awak media untuk kumpul di KPK hari ini demi memperingati dua tahun kasus penyerangan terhadap dirinya.

"Sampai ketemu di kantor KPK, semoga kita bisa ngobrol-ngobrol lebih jauh lagi," ucap Novel di depan rumahnya di Jalan Deposito nomor T8, RT 03/RW 10, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Diketahui, Novel Baswedan disiram air keras oleh orang tak dikenal usai menjalankan salat subuh di Masjid Jami Al Ihsan dekat rumahnya, 11 April 2017 lalu.

Hingga kini, kasus penyerangan ini belum menemui titik terang lantaran belum ada satu pun pelaku penyiraman air keras yang ditangkap.

Halaman
1234
Penulis: MuhammadZulfikar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved