Tertangkap Saat Beraksi Gasak Motor dan Lukai Pemilik Pakai Golok, Garong Diamuk Massa Tangerang

Sebelumnya, Miharja berhasil memergoki MH saat sedang mencuri kendaraan roda dua miliknya dan menerima luka serius akibat bacokan MH.

Tertangkap Saat Beraksi Gasak Motor dan Lukai Pemilik Pakai Golok, Garong Diamuk Massa Tangerang
ISTIMEWA/Dokumentasi Polsek Cikupa
MH yang babak belur setelah diamuk massa karena ketahuan sedang melarikan kendaraan yang ia curi di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKUPA - MH (21) Babak belur tak karuan setelah menerima bogem mentah dari warga Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Warga Cikupa tak sembarangan menghabisinya lantaran MH telah membacok seorang warga bernama Miharja (22) di kawasan Citra Raya, Cikupa, Kabupaten Tangerang karena menggagalkan aksinya.

Sebelumnya, Miharja memergoki MH saat sedang mencuri sepeda motor miliknya dan menerima luka serius akibat bacokan MH.

Bermula saat Miharja hendak menjemput rekannya di sebuah ruko atau konter Belini 6R, Citra Raya, Cikupa, Kabupaten Tangerang pada rabu (10/4/2019).

"Saat sampai dilokasi, ia langsung memarkir sepeda motor tersebut dan masuk ke dalam ruko. Tidak berapa lama kemudian, Miharja melihat motornya didorong oleh orang lain," Kapolsek Cikupa Kompol Sumaedy saat dikonfirmasi, Kamis (11/4/2019).

VIRAL: Video Maling Motor Diamuk Massa di Bekasi

Secara spontan, lanjut Sumaedy, Miharja langsung mengejar orang tersebut dan terjadi perkelahian.

Lalu, MH mengeluarkan golok yang sudah ia siapkan sebelumnya dan langsung melayangkan senjata tajam itu ke badan Miharja.

"Langsung melukai korban dengan membacok paha sebelah kiri korban, setelah itu pelaku berusaha melarikan diri," ujar Sumaedi.

Pelaku yang melarikan diri, langsung dikerjar oleh warga dan juga petugas keamanan setempat.

Hingga akhirnya berhasil diamankan dikawasan setempat.

"Kita berhasil amankan masih di wilayah setempat, dari tangan pelakunya kita amankan golok yang digunakan untuk melukai korban. Ia mengaku golok itu selalu dibawa untuk melukai siapapun yang menghalangi tindak pencuriannya," jelas Sumaedy.

Dari perbuatannya, MH disangkakan pasal 363 KUHP dan terancam hukuman penjara diatas lima tahun lamanya.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved