Breaking News:

Keluarga Besar Pasar Induk Kramat Jati Gelar Deklarasi Pemilu Damai 2019

Keluarga besar Pasar Induk Kramat Jati menggelar deklarasi Pemilu Damai 2019.

TribunJakarta.com/Bima Putra
Keluarga besar Pasar Induk Kramat Jati saat menggelar deklarasi Pemilu damai 2019, Jumat (12/4/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Keluarga besar Pasar Induk Kramat Jati menggelar deklarasi Pemilu Damai 2019.

Hal itu guna menegaskan perbedaan pandangan politik tak mempengaruhi aktivitas perdagangan di pasar termasyhur.

Manager Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun mengatakan deklarasi perlu dilakukan mengingat aktivitas perdagangan di Pasar Induk melibatkan sekitar 10 ribu orang.

"Ini bagian dan inisiatif para pedagang untuk membuktikan komitmen mereka bersama dan menyampaikan secara bersama-sama mensukseskan Pemilu 2019 ini secara aman dan damai," kata Agus di Pasar Induk Kramat Jati, Jumat (12/4/2019).

Meski tak ada larangan membahas masalah politik, Agus menyebut seluruh warga yang terlibat aktivitas perdagangan sepakat tak ada perselisihan dalam Pemilu 2019.

Mereka juga sepakat bakal menggunakan hak pilihnya atau menolak Golput untuk menentukan siapa yang memimpin Indonesia lima tahun ke depan pada tanggal 17 April nanti.

"Untuk menyalurkan suara mereka kita berikan kebebasan untuk melakukan pencoblosan. Harapannya tidak ada lagi yang golput. Kenapa, karena suara mereka menentukan bangsa Indonesia lima tahun ke depan," ujarnya.

Pasokan Stabil, Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Minta Pemerintah Stop Impor

PD Pasar Jaya Bakal Relokasi 300 PKL di Pasar Induk Kramat Jati

Margono, satu pedagang di Pasar Induk Kramat Jati mengaku ikut deklarasi Pemilu Damai 2019 agar karena tak ingin ada perselisihan yang justru merugikan mereka.

Menurutnya perselisihan membuat pelanggan tak nyaman sehingga merugikan semua pihak yang menggantungkan hidupnya di Pasar Induk Kramat Jati.

"Kalau suasana enak dagang tidak terganggu. Walaupun ada hajat besar Pilpres tapi dagang tetap jalan. Kita tidak mempengaruhi siapa memilih siapa. Tetapi kita seiring sejalan, kesana kemari tertawa bersama," tutur Margono.

Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved