Penumpang Kesal, KRL Commuterline Terlambat Datang di Stasiun Bekasi Imbas Operasional Rel Dwiganda

Terhitung Jumat (12/4/2019) pagi, double-double track atau jalur dwiganda segmen Stasiun Jatinegara-Stasiun Cawang beroperasi.

Penumpang Kesal, KRL Commuterline Terlambat Datang di Stasiun Bekasi Imbas Operasional Rel Dwiganda
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Stasiun Cakung, Jakarta Timur, Minggu (18/2/2018), stasiun paling timur Jakarta yang akan dilewati jalur kereta dwi ganda atau double-double track (DDT). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Terhitung Jumat (12/4/2019) pagi, double-double track atau jalur dwiganda segmen Stasiun Jatinegara-Stasiun Cawang beroperasi.

Namun, pengoperasian DDT ini menimbulkan penumpukan penumpang karena keterlambatan sejumlah perjalanan KRL jalur Bekasi-Jakarta Kota.

Pantauan Kompas.com di Stasiun Bekasi pukul 09.00 WIB, nampak area peron dipenuhi penumpang yang hendak menaiki KRL Widya, warga Bekasi Timur mengeluhkan keterlambatan KRL.

Menurut dia, seharusnya pengoperasian jalur double-double track bisa dilakukan pada akhir pekan, tidak pada hari kerja biasa seperti saat ini.

Sebab, hal itu membuat sejumlah warga yang bekerja harus telat ke kantornya masing-masing.

"Kalau belum siap jangan ditest hari biasa, ini jadi banyak yang telat. Dicoba di hari Sabtu atau Minggu, orang-orang libur," kata Widya di Stasiun Bekasi, Jumat.

Hal senada dikatakan Herman, warga Bekasi Timur.

Menurut dia, pengoperasian jalur double-double track terkesan belum siap karena tidak bisa mengantisipasi antrean KRL imbas dari pengoperasian jalur tersebut.

Akibatnya penumpukan penumpang pun terjadi di Stasiun Bekasi.

"Orang-orang berdiri lama, kalau belum siap ngapain dibuka jalurnya. Kalau sudah begini, kegiatan orang jadi terhambat," ujar Herman.

Halaman
12
Editor: Y Gustaman
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved