Breaking News:

Pemilu 2019

Wali Kota Jakarta Barat Harap Penurunan APK Dapat Tuntas Hari Ini

"Tidak kumuh dan berantakan lagi, karena kondisi spanduk APK itu sudah tidak karuan yang saya lihat," jelas Rustam.

Penulis: Leo Permana | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Leo Permana
Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi saat ditemui di GOR Tambora, Jakbar, Minggu (14/4/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBORA - Penurunan Alat Peraga Kampanye (APK) di sejumlah wilayah dilakukan pada masa tenang yang jatuh mulai hari ini, Minggu (14/4/2019) sejak pukul 00.00 WIB.

Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi pun mengharapkan kegiatan tersebut dapat selesai dilakukan hari ini.

"Kita mulai tadi malam, pukul 00.00 WIB, tadi saya juga keliling memang ada beberapa masih, saya perintahkan hari ini harus tuntas di Jakarta Barat," katanya di GOR Tambora, Jakbar, Minggu (14/4/2019).

Hal itu, lanjut Rustam, karena di samping kejadian seperti itu, juga agar membuat wajah kota lebih cerah lagi.

"Tidak kumuh dan berantakan lagi, karena kondisi spanduk APK itu sudah tidak karuan yang saya lihat," jelas Rustam Effendi.

"Makanya segera kita bersihkan kalau masalah APK, mudah-mudahan nanti malam sudah clear, sudah bersih semuanya," lanjut dia.

Menanggapi hal itu, Ketua Divisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Jakbar, Abdul Rauf mengatakan pihaknya juga bersyukur bila hari dapat tuntas.

Namun karena keterbatasan personel yang ada, sementara jumlah APK yang banyak sehingga kemungkinan akan dituntaskan selama tiga hari dari waktu yang ditentukan.

"Ini kan sudah dilaksanakan sejak semalam pukul 00.00 WIB dan akan dilaksanakan hingga tiga hari," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (14/4/2019).

Brian Fatari: Kesempatan Berharga Trial di Skuat Macan Kemayoran, Hingga Satu Tim dengan Idola

Ahok Gunakan Hak Pilih di Jepang, Sedikit Marah dengan Saksi 02

Kalah Rubber Set Lawan Kento Momota, Anthony Ginting Gagal Juara Singapore Open 2019

"Kita juga bersyukur kalau hari ini bersih, tapi kan keterbatasan personel yang ada ya, alat peraga itu sampai masuk pedalaman-pedalaman di perkampungan," tambah Rauf.

Ia pun menjelaskan untuk sementara jumlah APK yang sudah diturunkan sebanyak ribuan.

"Kalau untuk jumlah sementara sudah ribuan yang diturunkan ya, dan hingga saat ini masih terus berlanjut," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved