Breaking News:

Pemilu 2019

Masa Tenang, 195.669 APK di Jakarta Sudah Ditertibkan

"Untuk hari ini masih dalam proses pembersihan. Kita upayakan besok sudah clear semua, karena memang penertiban APK cuma tiga hari," kata dia

TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Ketua Bawaslu DKI Jakarta Muhammad Jufri di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Masa tenang Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak telah berjalan selama dua hari sejak Minggu (14/4/2019) kemarin.

Sejumlah alat peraga kampanye di (APK) yang terpasang di berbagai tempat pun sudah mulai diturunkan.

Tersisa satu hari lagi untuk membuat Jakarta benar-benar bersih dari gambar Calon Legislatif serta Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden.

Terkait hal itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta mengonfirmasi sudah menertibkan ratusan ribu APK.

"Hari pertama yang sudah dibersihkan Bawaslu bersama Satpol PP adalah 195.669, baik spanduk maupun umbul-umbul," kata Ketua Bawaslu DKI Jakarta Muhammad Jufri di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/4/2019).

"Untuk hari ini masih dalam proses pembersihan. Kita upayakan besok sudah clear semua, karena memang penertiban APK cuma tiga hari. Semakin cepat semakin bagus," tambahnya.

Setelah ditertibkan, jelas Jufri, sebagian APK disimpan di gedung Satpol PP Provinsi di Pulogadung, Jakarta Timur.

Sebab, ia mengatakan jika Bawaslu tidak mempunyai gudang penyimpanan.

Marko Simic Bisa Diturunkan Lawan Bali United, Persija: Hati-hati, Ini Persoalan Besar Bagi Kalian

Link Live Streaming dan Sinopsis Sinetron Cinta Suci Senin 15 April 2019

Telat Semenit Datang ke TPS, Hak Pilih Dipastikan Gugur

"Sebagian lagi disimpan di gudang-gudang Satpol PP tingkat kabupaten/kota. Ada juga yang di tingkat kecamatan," ujarnya.

Menurutnya, Bawaslu tidak dapat memetakan wilayah dengan APK terbanyak di Jakarta.

"Kita tidak bisa lagi karena begitu banyak (APK). Kita hanya copot saja, kemudian dikumpulkan," pungkas Jufri.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved