Pemilu 2019

Ratusan Warga Binaan Gangguan Jiwa Fase Stabil di Panti Sosial Cipayung Ikut Simulasi Pemilu 2019

Kepala PSHBL 2 Cipayung, Tuti Sulistiyaningsih menjelaskan jika orang gangguan jiwa di panti ini sudah berada pada fase stabil.

Ratusan Warga Binaan Gangguan Jiwa Fase Stabil di Panti Sosial Cipayung Ikut Simulasi Pemilu 2019
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Simulasi Penempatan di PSBLHS 2 yang menampung orang gangguan jiwa fase stabil, Senin (15/4/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Ratusan warga binaan sosial Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa (PSBLHS) 2 ikuti simulasi penempatan jelang Pemilu (Pemilihan Umum) yang jatuh pada Rabu (17/4/2019).

PSBLHS 2 terletak di Jalan Bina Marga, Cipayung, Jakarta Timur merupakan panti yang khusus menampung orang gangguan jiwa.

Kepala PSHBL 2 Cipayung, Tuti Sulistiyaningsih menjelaskan jika orang gangguan jiwa di panti ini sudah berada pada fase stabil.

"Sejak 2015 kami pembagiannya melalui cluster. Jadi yang agresif, yang baru di ambil dari Dinas Sosial itu ditaruh di PSBL 1 Cengkareng. Lalu yang fase stabil di taruh sini dan PSBLHS 1 di dekat sini (lokasinya di belakang PSBLHS 2). Karena PSBLHS terdapat 2 panti. Kemudian yang sudah siap diberdayakan ada di PSBL 3 Daan Mogot," jelasnya pada TribunJakarta.com.

Tuti melanjutkan pada hari ini, Senin (15/4/2019) mengadakan simulasi penempatan untuk membimbing para warga binaan sosial ini sebelum hari H pencoblosan.

Simulasi Penempatan di PSBLHS 2 yang menampung orang gangguan jiwa fase stabil, Senin (15/4/2019)
Simulasi Penempatan di PSBLHS 2 yang menampung orang gangguan jiwa fase stabil, Senin (15/4/2019) (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA)

"Jadi untuk teknis pencoblosannya sudah dilakukan sebelumnya. Sudah 3 kali. Hari ini hanya simulasi penempatan. Jadi karena di PSBLHS 2 ada 2 TPS yakni 78 dan 79, mereka kita taruh di satu tempat per TPS tadi. Jadi mulai dari sarapan sudah ada di lokasi tersebut. Supaya nanti pas pencoblosan kita tidak sulit lagi mengaturnya. Ini kita lagi tentukan tempat duduknya mereka, supaya nanti terarah semua," lanjutnya.

Nantinya akan disediakan tenda ukuran 10x8 meter untuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) di panti ini. Untuk TPS 78 terdapat 118 pemilih dan TPS 79 terdapat 119 pemilih.

"Saya sudah kordinasikan dengan pihak KPPS soal tendanya. Untuk tenda nanti ukurannya 10x8 m. Nanti semuanya tertampung di situ. Untuk besok, Selasa (16/4/2019) kita tinggal buatkan namtag untuk mereka. Supaya memudahkan petugas KPPSnya juga," tutup Tuti.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved