70 TPS Bakal Layani 19 Ribu Pemilih di Kepulauan Seribu

Ketua KPU Kepulauan Seribu Murhofik mengatakan bahwa seluruh persiapan logistik untuk Pemilu 17 April 2019, telah dikirim ke setiap kelurahan.

70 TPS Bakal Layani 19 Ribu Pemilih di Kepulauan Seribu
TribunJakarta.com/Pebby Adhe Liana
TPS 06, di Pulau Sabira, Kepulauan Seribu, Selasa (16/4/2019). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Seribu Murhofik mengatakan bahwa seluruh persiapan logistik untuk Pemilu 17 April 2019, telah dikirim ke setiap kelurahan.

Ia menyebut, bahwa logistik tersebut telah dikirimkan ke 70 TPS dan siap digunakan.

"Sudah, sudah kita kirim ke semua Kelurahan TPS kemarin. Jadi hari ini ke TPS masing-masing untuk perlengkapan. Sedang diperjalanan karena memang prepare mereka itu lebih safety," kata Murhofik saat ditemui di Pulau Sebira, Selasa (16/4/2019).

Ada sebanyak 70 TPS berbasis DPT yang disediakan di Kepulauan Seribu. Seluruh DPT itu nantinya akan melayani sebanyak 19.013 pemilih yang terdiri dari dua kecamatan dan enam kelurahan.

Sementara untuk DPTb, ada 11 TPS yang tersebar. Dua di kepulauan wisata, dan sembilan di perusahaan-perusahaan.

"TPS yang berbasis DPT itu ada 70 TPS, kalau DPTb nya ada 11 TPS. Itu tersebar di dua Kepulauan Resort. Resort itu kayak khusus pariwisata, dimana kita melayani karyawan-karyawan khusus di pulau wisata. Itu yang 9 TPS lagi Perusahaan energi, anak perusahaan pertamina yang bergerak di bidang perminyakan di Utara Pulau Sabira. Itu sudah kita distribusikan semua," katanya.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi oleh Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Betty Epsilon Idroos, dan Ketua KPU Kepulauan Seribu Murhofik, meninjau dua lokasi yang akan dijadikan TPS di Pulau Sabira.

KPU Sebut Pemungutan Suara di Luar Negeri Berjalan Baik, Kecuali di Malaysia, Sydney, dan Osaka

Ada Warga Ingin Membuat Formulir A5 Hari Ini, Petugas KPU: Sudah Telat

Pulau Sabira sendiri, merupakan pulau terluar dan terletak di wilayah paling utara dari Kabupaten Kepulauan Seribu.

"Karena (Pulau Sabira) lebih jauh dibandingkan pulau-pulau di Kepulauan Seribu, kita butuh waktu yang tepat, cuaca juga harus diprediksi bagus, sehingga logistik yang kita kirim itu aman dari perjalanan badai segala macam," pungkas Murhofik.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved