Pemilu 2019

Banyak Pemilih Minta Pindah Lokasi Memilih saat Masa Tenang

Salah satu pemohon formulir A5 adalah Erik,ia beralamat KTP dan terdaftar sebagai pemilih di Bandung, namun saat ini sedang bekerja di wilayah Tangsel

Banyak Pemilih Minta Pindah Lokasi Memilih saat Masa Tenang
Istimewa
Pemilu 2019 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNKAKARTA.COM, SERPONG - Selama tiga hari masa tenang Pemilu 2019, banyak masyarakat yang hendak meminta formulir A5 untuk pindah pilih di kantor KPU Tangerang Selatan (Tangsel) meskipun waktunya sudah habis.

Pantauan TribunJakarta.com selama satu jam di kantor yang berlokasi di Jalan Buana Kencana, Serpong, Tangsel itu, ada tiga orang yang hendak menanyakan untuk membuat formulir A5.

Umumnya mereka sudah tahu bahwa waktu permintaan pindah pilih sudah habis sejak pukul 16.00 WIB, Rabu (10/4/2019) lalu.

Namun permintaan tersebut terpaksa ditolak karena memang secara regulasi sudah tidak bisa diproses.

Salah satu pemohon formulir A5 adalah Erik, ia beralamat KTP dan terdaftar sebagai pemilih di Bandung, namun saat ini sedang bekerja di wilayah Tangsel.

Erik mengaku baru mengurus A5 hari ini, Selasa (16/4/2019), karena kartu keluarganya baru jadi setelah diubah. Sepengetahuannya, pembuatan A5 harus menggunakan kartu keluarga.

Padahal menurut ketentuan yang berlaku, permohonan pindah pilih hanya memerlukan data bahwa si pemohon sudah terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT).

"Oh saya tahunya dari media harus pakai KK, nah kebetulan KK-nya lagi diubah karena keluarga habis ada yang meninggal kan," ujar Erik.

80 Amplop Berisi Rp 500 Ribu Diamankan dari Pria yang Ditangkap Dekat Posko M Taufik

Pengamanan di TPS Akan Diperketat Guna Meminimalisir Kericuhan

Ingin Tampil Beda, TPS 073 Lebak Bulus Dihias Bernuansa Horor

Namun ia pasrah tidak bisa memilih karena masih dinas di Tangsel.

"Ya enggak apa-apa deh," ujarnya.

Komisioner KPU Tangsel divisi Data, Ajat Sudrajat, mengatakan, tidak hanya Erik, melainkan sudah banyak orang yang meminta formulir A5 di masa tenang.

"Banyak, ya sebenarnya gimana ya, mereka memang mau memilih tapi secara regulasi kan sudah terlambat," ujar Ajat.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved