Desa di Bantar Gebang Mampu Hasilkan 60 UMKM Produktif

Langkah awal yang dilakukan Indofood untuk membantu warga Ciketing ialah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada 30 warga.

Tayang:
Penulis: Lita Febriani | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta/ Yusuf Bachtiar
Sejumlah truk pengangkut sampah yang berada di TPST Bantargebang, Kota Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Lita Febriani

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Sebuah desa yang bernama Ciketing di Kecamatan Bantar Gebang, Bekasi memiliki 60 UMKM yang produktif menghasilkan berbagai macam barang.

Keseluruhan UMKM yang ada di Desa Ciketing dibina oleh PT Indofood Sukses Makmur Tbk.

Desa ini berjarak 1 km dari Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

Awalnya sekitar tahun 2010 di Desa Ciketing banyak warganya yang terkena PHK.

Tahun 2010, Indofood bersama dengan Dewan Nasional Indonesia Kesejahteraan Sosial (DNIKS) membuat program pos daya di Bantar Gebang.

"Satu karena satu itu TPST ya, kedua masyarakatnya pada 2010 ada PHK masal. Lalu kami lihat dari segi CSR kami punya pilar tersebut masuk gitu. Bagaimana satu wilayah bisa bangkit kembali," tutur Albert H. Abraham, Corporate Communication Manager CSR Departement kepada TribunJakarta.com, Selasa (16/4/2019).

Langkah awal yang dilakukan Indofood untuk membantu warga Ciketing ialah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada 30 warga.

Usaha berkelanjutan dan pendampingan terus menerus membuat Indofood bisa mengentaskan 60 pelaku UMKM yang saat ini beromset puluhan juta rupiah.

Selama proses pembinaan dan pendampingan banyak UMKM yang telah berguguran.

Terlambat Mengurus Pindah Lokasi Memilih, Joe Tirta Datangi Kantor KPU Tangsel di Hari Tenang

78.607 Pemilih Akan Mencoblos di Rusunawa Waduk Pluit

VIDEO Kapolda Metro Jaya Tinjau Langsung Persiapan Pemilu di Kota Depok

Namun beberapa warga yang mempunyai tekat kuat akhirnya mampu membuat barang produksinya mampu dipasarkan hingga ke daerah lain.

Produk yang diproduksi kebanyakan kue-kue jajan pasar, kue kering, hasil konveksi dan masih banyak lainnya.

Rencananya Desa Ciketing bersama dengan UMKM yang ada akan mendirikan sebuah koperasi.

"Kami ngga cuma pelatihan ada juga manajerial keuangan kami berikan hingga pemasaran. Akhir 2018 kami sepakat buat satu badan hukum koperasi. Kita juga memberikan atau persiapkan kader pengurus bagaimana. Jadi kami berikan pelatihan juga bagaimana mengurus koperasi nanti," ungkap Albert.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved