Pemilu 2019

Melihat Proses Pencoblosan Para Penyandang Gangguan Jiwa di Panti Sosial Bina Laras

Petugas juga membantu melipatkan kembali surat suara setelah mereka mencoblos di bilik suara.

Melihat Proses Pencoblosan Para Penyandang Gangguan Jiwa di Panti Sosial Bina Laras
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Sejumlah Pengguna Layanan Sosial (PLS) di Panti Sosial Bina Laras (PSBL) Harapan Sentosa 3 turut menyumbangkan suaranya di Pemilu 2019. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, GROGOL PETAMBURAN -Sejumlah Pengguna Layanan Sosial (PLS) di Panti Sosial Bina Laras (PSBL) Harapan Sentosa 3 turut menyumbangkan suaranya di Pemilu 2019.

Para penyandang Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) menyalurkan hak pilihnya di empat TPS yang ada di Panti Sosial ini.

Mereka dikelompokan per TPS dengan mengenakan kaus berwarna seragam agar mudah diawasi.

Para PLS ini terlihat antre secara tertib saat tiba di TPS.

Sejumlah Pengguna Layanan Sosial (PLS) di Panti Sosial Bina Laras (PSBL) Harapan Sentosa 3 turut menyumbangkan suaranya di Pemilu 2019.
Sejumlah Pengguna Layanan Sosial (PLS) di Panti Sosial Bina Laras (PSBL) Harapan Sentosa 3 turut menyumbangkan suaranya di Pemilu 2019. (TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA)

Yang membedakan di TPS ini dengan TPS lainnya yakni para petugas KPPS harus membukakan lembar surat suara kepada pemilih sebelum mereka masuk ke bilik suara.

Petugas juga membantu melipatkan kembali surat suara setelah mereka mencoblos di bilik suara.

Diketahui, sebanyak 466 PLS di PSBL Harapan Sentosa 3 yang terdaftar sebagai DPT. Mereka terdiri dari 294 pria dan 172 wanita yang mengalami gangguan kejiwaan.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved