Pemilu 2019

Sohibul Minta Surat Suara Tercoblos di Malaysia Diusut : Kalau Dibiarkan Jadi Demokrasi Kriminal

Dijumpai usai menunaikan hak pilihnya di TPS 235 dekat kediamannya, Sohibul menegaskan kasus tersebut harus diusut tuntas.

Sohibul Minta Surat Suara Tercoblos di Malaysia Diusut : Kalau Dibiarkan Jadi Demokrasi Kriminal
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Presiden PKS Sohibul Iman ketika tengah menunggu namanya dipanggil masuk kedalam bilik suara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CIMANGGIS - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman angkat bicara soal temuan surat suara yang telah tercoblos di Malaysia.

Sebelumnya diberitakan, beredar sebuah video yang menampilkan tumpukan surat suara yang telah tercoblos di Malaysia, dan menjadi viral di media sosial.

Dijumpai usai menunaikan hak pilihnya di TPS 235 dekat kediamannya, Sohibul menegaskan kasus tersebut harus diusut tuntas.

"Kami ingin bahwa apa yang terjadi di Malaysia ini, harus diusut sampai tuntas," jelas Sohibul di TPS 235, Cimanggis, Kota Depok, Rabu (17/4/2019).

Perlu Banyak Waktu Buka Surat Suara, Presiden PKS : Mudah-Mudahan Nggak Salah Coblos

Sohibul menuturkan, pemilihan ulang yang dilakukan akibat temuan surat suara yang telah tercoblos di Malaysia tersebut merupakam sebuah solusi yang baik.

Namun, menurutnya tetap ada yang hars bertanggung jawab dari kasus surat suara tersebut.

"Bahwa sekarang ada pemilihan ulang saya kira itu salah satu solusi. Tetapi juga kami menginginkan harus ada pihak yg bertanggungjawab. Jd bukan hanya semata-mata diulang, tetapi harus ada pihak bertanggungjawab, siapa yang sesungguhnya melakukan ini semua," kata Sohibul.

Menurut Sohibul juga, apabila kasus tersebut dibiarkan maka masyarakat akan terjebak dalam demokrasi kriminal.

"Saya sering sebut diakun twitter saya, kalau dibiarkan kita akan terjebak pada demokrasi kriminal. Demokrasi yang dilakukan oleh para penjahat, kita tidak mau ini terjadi," jelasnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved