Ahmad Syaikhu Harap Hasil Pilpres Tidak Mengubah Jatah Kursi Wagub DKI untuk PKS

Syaikhu menuturkan, sejauh ini dia sebagai kandidat calon Wagub DKI belum mendapatkan informasi lebih lanjut terkait proses penetapan di DPRD

Ahmad Syaikhu Harap Hasil Pilpres Tidak Mengubah Jatah Kursi Wagub DKI untuk PKS
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Ahmad Syaikhu saat dijumpai di Bekasi, Kamis (18/4/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI BARAT - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu berharap apapun hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) tidak mempengaruhi jatah kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk partainya.

Salah satu kandidat Wagub DKI ini mengatakan, kursi orang nomor dua di DKI Jakarta yang kosong sejak pengunduran diri Sandiaga Uno ini sudah dibicarakan secara menyeluruh. Bahkan partai pengusung telah sepakat dan berkomitmen melalui proses panjang yang sudah dilalui.

"Mudah-mudahan enggak ada (pengaruh) karena ini komitmen yang sudah dibangun lama ya, apa namanya bahwa kursi Wagub DKI ini memang diperuntukan PKS jadi enggak serta merta kemudian dicabut kembali, begitupun sebaliknya," kata Syaikhu di Bekasi, Kamis (18/4/2019).

Syaikhu menuturkan, sejauh ini dia sebagai kandidat calon Wagub DKI belum mendapatkan informasi lebih lanjut terkait proses penetapan di DPRD Provinsi DKI Jakarta.

Sebelumnya, Ketua DPRD Provinis DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menunda proses pemilihan Wagub DKI hingga Pemilu 2019 rampung.

"Belum ada, menunggu apa namanya anggota-anggota dewan mood kembali membahas persoalan di DKI," ucap Syaikhu.

Real Count KPU Pilpres 2019 Pukul 19.30 WIB: Jokowi 57.50% Prabowo 42.50% Data Masuk 0,815%

Rekapitulasi Penghitungan Surat Suara di Kecamatan Pesanggrahan Dimulai Besok

30 Pelanggaran Pelaksanaan Pemilu 2019 di Kota Depok: Bawa Handphone Hingga Foto Surat Suara

Dia juga menepis adanya isu Sandiaga Uno kembali menduduki kursi Wagub DKI Jakarta. Menurut dia, dua partai pengusung PKS dan Gerindra sama-sama sepakat dan tidak akan menarik apa yang sudah diusulkan.

"Enggak juga itu hanya isu, surat yang ditanda tangani ada klausul partai tidak akan menarik kembali calon yang sudah diusulkan," jelas dia.

Ahamd Syaikhu merupakan satu dari dua kandidat kader PKS yang disulkan menduduki kursi Wagub DKI Jakarta. Selain namanya, satu kader lain yakni Agung Yulianto Sekertasris Jenderal DPW PKS DKI Jakarta.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved