Pemilu 2019

Pertimbangkan Faktor Fisik, PPK Kecamatan Palmerah Baru Lakukan Penghitungan Suara Besok

Saat ini, PPK Palmerah baru saja membuka rapat pleno dengan dihadirkan oleh para saksi dari masing-masing partai politik.

Pertimbangkan Faktor Fisik, PPK Kecamatan Palmerah Baru Lakukan Penghitungan Suara Besok
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
PPK Palmerah menggelar rapat pleno dengan para saksi parpol membahas mekanisme penghitungan surat suara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Palmerah, Jakarta Barat baru akan memulai melakukan penghitungan surat suara pada Sabtu (20/4/2019) Pukul 08.00 WIB.

Ketua PPK Kecamatan Palmerah, Kusbandi mengatakan hal tersebut mempertimbangkan faktor fisik dari para PPS, PPK hingga saksi dari masing-masing partai politik.

"Karena kita tahu semuanya ini sangat lelah, jadi lebih baik kita terlambat sedikit tapi lancar daripada kita buru-buru tapi nanti malah banyak yang kelelahan karena kondisi fisik saya akui sangat terkuras beberapa hari ini," kata Kusbandi saat membuka rapat pleno di GOR Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (20/4/2019).

Saat ini, PPK Palmerah baru saja membuka rapat pleno dengan dihadirkan oleh para saksi dari masing-masing partai politik.

Rapat membahas tentang mekanisme yang akan dilakukan pasa esok hari.

Cerita di Balik Penyelenggaraan Pesta Demokrasi, Tetesan Keringat Hingga Air Mata para Petugas KPPS

Yuk Belanja Sneaker di Lippo Mall Kemang, Harganya Mulai dari Rp 450 Ribu

VIDEO Peserta Misa Jumat Agung Hikmat Menjalankan Ibadah

"Penghitungan kami mulai Pukul 08.00 WIB. Satu partai untuk dihadiri dua saksi, karena kita ditargetkan 10 hari harus sudah selesai penghitungan di tingkat kecamatan," kata Kusbandi.

Di PPK Palmerah ada 2.996 kotak suara yang berasal dari 749 TPS dari enam kelurahan yang ada di Kelurahan Palmerah.

Kusbandi menyebut mekanisme penghitungan suara akan dilakukan dari tiga kelurahan terlebih dahulu.

"Besok kita mulai dari tiga kelurahan dulu yakni dari kelurahan Palmerah, Kota Bambu Selatan dan Slipi agar tidak terlalu penuh disini," kata Kusbandi.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved