Ratusan Pelajar Lomba Dayung di Tengah Limbah Busa Marunda

Keberadaan busa di aliran Kanal Banjir Timur (KBT), tepatnya di Pintu Air Weir 3, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, tak kunjung berhenti.

Ratusan Pelajar Lomba Dayung di Tengah Limbah Busa Marunda
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Lomba dayung di tengah-tengah busa di Kanal Banjir Timur, Pintu Air Weir 3 Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (20/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Keberadaan busa di aliran Kanal Banjir Timur (KBT), tepatnya di Pintu Air Weir 3, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, tak kunjung berhenti.

Sabtu (20/4/2019) ini, busa kembali tampak menyelimuti permukaan air di aliran kali tersebut.

Bak salju, busa yang berwarna putih pekat dengan noda debu kecoklatan tampak menggunung hingga setinggi satu meter di atas permukaan air.

Hamparan busa juga tampak memenuhi permukaan air dengan panjang hingga 50 meter lebih persis di Pintu Air Weir 3 Marunda.

Ironisnya, hari ini lokasi tersebut digunakan sebagai venue lomba dayung yang diselenggarakan oleh Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI).

TribunJakarta.com memantau, meski busa tak kunjung hilang dari permukaan air hingga siang ini, perlombaan dayung yang diikuti sekitar 400 pelajar SMP dan SMA se-Jakarta Utara masih digelar.

Lomba dayung ini digelar di aliran Pintu Air Marunda dengan jarak sejauh 250 meter dari utara ke selatan.

Dari sepanjang perlintasan dayung tersebut, tampak titik yang dipenuhi busa ada di garis finishnya.

Ketika para peserta tengah mendayung dan hampir sampai garis finish, terlihat busa-busa beterbangan.

Halaman
12
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved