Anies Baswedan Bakal Libatkan Pelajar SMK Mendesain Seragam Satpol PP dan Guru

Gubernur DKI Jakarta bakal melibatkan pelajar SMK untuk mendesain seragam Satpol PP dan Guru.

Anies Baswedan Bakal Libatkan Pelajar SMK Mendesain Seragam Satpol PP dan Guru
TribunJakarta.com/Pebby Adhe Liana
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Senin (22/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana mengubah desain seragam lapangan bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan seragam mengajar bagi guru yang bertugas di wilayah Pemprov DKI Jakarta.

Desain seragam baru tersebut, bukan ditentukan oleh ahli yang berpengalaman.

Melainkan dengan melibatkan siswa-siswi SMK jurusan tata busana yang memiliki kemampuan dalam mendesain busana.

"Kita sedang dalam proses untuk memperbaharui seragam lapangan. Kita mengundang khusus siswa SMK untuk membuatkan desainya, dan mereka sudah selesai (penilaian) dari sekolah sekolahnya. Lalu 200 yang terbaik diundang hari ini," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (22/4/2019).

Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta menggelar sayembara untuk siswa-siswi SMK jurusan tatabusana kelas 11 san 12 untuk menentukan desain seragam lapangan bagi Satpol PP dan guru.

Dimana, dari 200 peserta terpilih telah di undang ke Balai Kota DKI Jakarta hari ini untuk menerima breafing terkait dengan bagaimana seragam itu di desain.

"Mereka dikasih brifing tentang bagaimana seragam itu, lalu mereka pulang dan merancang sendiri. Nanti mereka di berikan waktu sampai tanggal 3 Mei batas akhir pengumpulan karya nya," katanya.

Sementara itu, lanjut Anies proses penjurian sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 6 dan 7 Mei mendatang.

Tanggapan Anies Baswedan Soal Rumor Kemungkinan Sandiaga Uno Kembali Duduki Kursi Wagub DKI

Hari Kartini, Anies Pamer Sederet Perempuan Berdaya di Jakarta dan Cerita Siti Sang Pemandi Mayat

Dengan menggandeng Asosiasi Fesyen Indonesia Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pendampingan kepada para siswa siswi yang mengikuti sayembara tersebut.

"Insha Allah tanggal 20an nanti sudah ada hasilnya. Jadi bukan mereka di lepas sendirian, tapi justru nanti akan melakukan pendampingan dan grand finalnya akan baru Tanggal 14 sampai 18 Juni 2019. Jadi ini sebuah proses, satu sisi kita ingin peribahan, satu sisi kita ingin para pelajar SMK punya ruang berekspresi," ungkapnya.

Adapun hadiah yang akan diberikan kepada tiga desain terbaik untuk sayembara seragam mengajar guru, mulai dari uang senilai Rp 5 juta, lima voucher Dufan, serta piagam penghargaan.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved