Breaking News:

KPU Tangerang Masih Bingung Biaya Perawatan Petugas PPK Sakit Saat Tugas

KPU Kota Tangerang masih kebingungan perihal biaya pengobatan petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Ketua KPU Kota Tangerang, Ahmad Syailendra saat ditemui awak media di kantornya, Senin (22/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang masih kebingungan perihal biaya pengobatan petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Diketahui, banyak petugas PPK yang bertumbangan sakit hingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena kelelahan dalam menggelar rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif.

Bahkan, di beberapa daerah seperti Bekasi, seorang ketua PPK harus kehilangan nyawa saat sedang menjalankan tugasnya merekapitulasi suara tingkat kecamatan.

Kejadian serupa pun terjadi di Kota Tangerang tetapi tidak sampai merenggut nyawa, hanya kelelahan hingga lemas dan dilarikan ke rumah sakit.

Namun, ketua KPU Kota Tangerang, Ahmad Syailendra mengatakan pihaknya masih berkoordinasi terkait biaya pengobatan petugas PPK yang dirawat di rumah sakit.

"Untuk biaya pengobatan kami belum pastikan. Yang pasti kami terus berkoordinasi dengan pihak KPU RI dan Dinas Kesehatan Kota Tangerang," ujar Syailendra di Kantor KPU Kota Tangerang, Senin, (22/4/2019).

Menurutnya, hingga saat ini setidaknya terdapat lima laporan petugas PPK yang dilarikan ke rumah sakit karena terlalu capek menjalankan tugasnya.

Namun, Syailendra menegaskan, tidak ada yang sampai kehilangan nyawa dalam menjalankan tugasnya.

"Sampai saat ini ada lima yang sakit. Untungnya belum ada yang meninggal, mudah-mudahan jangan lah," jelas pria yang akrab disapa Indra.

Sebelumnya pada hari yang sama, Nanang seorang ketus PPK Tangerang terjatuh lemas hingga dilarikan ke RSUD Kota Tangerang.

"Iya betul tadi sudah dibawa oleh RSUD Kota. Bukan pingsan hanya kelelahan saja," jelas Indra.

Tak Ada Pemandu, Pengunjung Taman Budaya Benyamin Sueb Kerap Kebingungan

Hari Terakhir Ujicoba MRT, Banyak Warga Masih Kebingung Daftar Online

Dari informasi yang didapatkan, Tenaga Nanang terkuras habis saat melakukan aktivitas rekapitulasi suara tingkat Kecamatan Tangerang di GOR Tangerang.

Indra melanjutkan, meskipun Nanang tengah menjalani perawatan medis, proses rekapitulasi suara masih akan tetap dilanjutkan.

"Proses rekapitulasi suara tetap berjalan normal," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved