Breaking News:

Polisi Lumpuhkan Begal yang Rampas Motor Ojek Online di Palmerah dengan Timah Panas

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan keempat pelaku dibekuk di tempat berbeda pada Minggu (21/4/2019).

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA/Dokumentasi Polres Metro Jakarta Barat
Pelaku sindikat perampasan motor digiring aparat kepolisian di Mapolres Metro Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Empat dari lima pelaku begal yang merampas motor milik pengendara ojek online beberapa waktu lalu akhirnya dilumpuhkan polisi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan keempat pelaku dibekuk di tempat berbeda pada Minggu (21/4/2019) dini hari.

Pertama, polisi membekuk SJ (29) dan SL (17) di parkiran sebuah bank di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Berbekal keterangan dari keduanya, polisi kemudian membekuk MO (24) di kawasan Pesing, Kebon Jeruk serta TK (20) yang dibekuk di kawasan Kosambi, Tangerang.

"Pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan menggunakan timah panas lantaran mereka saat hendak ditangkap berusaha menyerang petugas dengan senjata tajam," kata Edy kepada wartawan, Senin (22/4/2019).

Edy menuturkan dari tangan pelaku, pihaknya turut menyita barang bukti berupa 10 unit ponsel, dua bilah golok, serta sepeda motor yang digunakan pelaku untuk beraksi serta satu sepeda motor hasil rampasan.

Begal Spesialis Nasabah Bank Gunakan Cincin Modifikasi di Sepatu Gembosi Ban Mobil Korban

"Mereka ini memang pemain, jadi bukan hanya satu tempat saja diduga ada tenpat-tempat lain dan kini masih kami kembangkan," kata Edy.

Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat Iptu Dimitri Mahendra mengatakan saat ini pihaknya masih memburu satu pelaku lain berinisial RA (27).

Diketahui, terungkapnya sindikat ini setelah adanya laporan dari pengendara ojek online berinisial AK (37) yang menjadi korban perampasan motor di Jalan Arjuna Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat pada Senin (8/4/2019) dini hari.

Kala itu, kelima pelaku yang menaiki tiga sepeda motor memepet korban yang sedang melintas di jalan tersebut.

Bahkan, pelaku juga membawa senjata api dan golok untuk mengancam korban.

Komplotan Begal Nasabah Bank Bermodus Gembosi Ban Ditangkap

"Salah satu pelaku mengambil kunci kontak motor korban. Sedangkan pelaku lain mengancam dengan menggunakan senjata api dan golok untuk memberikan rasa takut kepada korban," kata Dimitri.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang tindak pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved