Pemilu 2019

Reaksi Bawaslu Jakbar Jadi Wilayah Tertinggi Pelanggaran Pemilu 2019

Bawaslu DKI Jakarta menyebutkan dugaan pelanggaran saat Pemilu 2019 paling banyak ditemukan di Jakarta Barat dengan 64 laporan.

Reaksi Bawaslu Jakbar Jadi Wilayah Tertinggi Pelanggaran Pemilu 2019
TribunJakarta/Leo Permana
Koordinator Divisi Penindakan dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu Jakarta Barat, Abdul Roup saat ditemui di Kantor Bawaslu Jakbar, Senin (11/3/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Bawaslu DKI Jakarta menyebutkan dugaan pelanggaran saat Pemilu 2019 paling banyak ditemukan di Jakarta Barat dengan 64 laporan.

Divisi Penindakan dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu Jakarta Barat, Abdul Roup membenarkan temuan tersebut.

Namun, ia menyebut dari 64 laporan tersebut hanyalah masalah teknis dan bisa diselesaikan oleh petugas di TPS.

"Iya, tapi yang 64 itu cuma permasalahan teknis. Tidak ditemukan atau adanya laporan berat," kata Abdul saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Senin (22/4/2019).

Kendati disebut banyak dugaan pelanggaran, Abdul mengatakan sampai saat ini tidak ada potensi pemungutan suara ulang di Jakarta Barat.

"Sampai saat ini untuk di Jakarta Barat belum ditemukan adanya potensi pemungutan suara ulang," kata Abdul.

Pegawai Percetakan Jelaskan Viral Video Mobil Box Berstiker KPU Bawa C1 di Condet

Anies Baswedan Bakal Libatkan Pelajar SMK Mendesain Seragam Satpol PP dan Guru

Sebelumnya, Abdul memaparkan permasalahan teknis yang ditemukan pihaknya di TPS saat Pemilu yakni diantaranya tidak adanya surat suara pemilihan presiden di salah satu TPS di kawasan Kalideres, Jakarta Barat.

Kemudian juga adanya surat suara DPRD yang tertukar dapil di TPS 170 Kamal, Kalideres.

"Tapi semuanya itu sudah diselesaikan di TPS saat itu juga," kata Abdul.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved