Breaking News:

Pemilu 2019

Ketua TPS di Pisangan Baru yang Meninggal Nyaris Tak Tidur Demi Pemilu 2019

"Ya gitu. Tidur cuma sebentar-sebentar sampai hari H-nya itu dia enggak tidur dari pagi ketemu pagi lagi, bahkan siang, dia ebggak tidur," ujarnya.

TribunJakarta/Bima Putra
Makam Rudi Mulia Prabowo (56) di TPU Prumpung, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (23/4/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Ketua TPS 009 Kelurahan Pisangan Baru, Matraman Rudi Mulia Prabowo (56) meninggal dunia pada Senin (22/4/2019) usai memimpin pemungutan suara di tempatnya bertugas sebagai penyelenggara Pemilu 2019.

Adik Ipar almarhum, Nunik mengatakan Rudi nyaris tak pernah beristirahat karena sibuk menyiapkan berbagai keperluan hingga hari H pencoblosan pada Rabu (17/4/2019) sehingga kelelahan dan jatuh sakit.

"Kesimpulan kita karena KPPS itu. Setelah itu langsung ambruk. Badannya enggak kuat, kelelahan mungkin ya, KPPS kan makan waktu begadang," kata Nunik di usai mengantarkan Rudi ke tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Prumpung, Selasa (23/4/2019).

Kerja keras Rudi sebagai Ketua KPPS kian berat karena hingga tiga hari sebelum hari H dia dibuat sibuk mencari sewa tenda yang dipasang di lokasi TPS.

Beres mendapat tenda, Rudi harus berkutat dengan logistik yang dikirim dari Kelurahan Pisangan Baru ke TPS tempatnya dan anggota KPPS lain bertugas.

"Ya gitu. Tidur cuma sebentar-sebentar sampai hari H-nya itu dia enggak tidur dari pagi ketemu pagi lagi, bahkan siang, dia enggak tidur," ujarnya.

Melemahnya fisik Rudi pertama disadari Wakil Ketua KPPS yang meminta Rudi agar beristirahat sejenak guna memulihkan kondisi fisiknya.

Namun Rudi lebih memilih menjalankan tanggung jawabnya sebagai Ketua TPS mengikuti rekapitulasi suara hingga Kamis (18/4/2019) dini hari lalu mengantarkannya ke Kecamatan Matraman.

Sederet Fakta Balita Tewas Terlindas Mobil Orangtuanya: Ibu Tewas Saat Menolong

Laga Persija Vs Ceres Negros Tanpa Penonton, Andritany Harap The Jakmania Patuhi Aturan

KPU Kota Tangerang Resmi Gelar Pemungutan Suara Ulang di 22 TPS Pada Sabtu 27 April 2019

Kelelahan yang terus menumpuk membuatnya pria yang sebenarnya tak memiliki riwayat penyakit medis serius itu akhirnya dinyatakan meninggal oleh dokter pada Senin sekira pukul 13.20 WIB.

"Dia tetap enggak mau (pulang), dia paling konsisten kalau kerja. Sampai tuntas dia orangnya, sampai kecamatan siang besoknya dia tidur istriahat," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved