Pemilu 2019

Banyak Petugas KPPS yang Meninggal, KPU RI Sadar Tugasnya Berat

Komisioner KPU RI menyadari beratnya tugas para petugas KPPS yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan di luar negeri.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Suasana rumah duka Ismantara ketua KPPS 031 yang meninggal dunia akibat serangan jantung usai bertugas. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNKAKARTA.COM, CIPUTAT TIMUR - Komisioner KPU RI menyadari beratnya tugas para petugas kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan di luar negeri.

Saat ditanyai tentang banyaknya petugas KPPS yang gugur bahkan menurut data terakhir mencapai 119 orang, komisioner KPU RI, Ilham Saputra justru menjelaskan tentang tugas dari para penyelenggara pesta demokrasi itu.

"Ya ini adalah pertama kali kita melakukan Pemilu serentak eksekutif dan legislatif. Kelelahan tentu saja dirasakan oleh teman-teman petugas," ujar Ilham selepas memantau pemungutan suara ulang (PSU) di Rengas, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Rabu (24/4/2019).

Ilham menegaskan, beratnya petugas menjadi berkali lipat jika posisinya berada di pelosok.

"Anda bisa bayangkan menyiapkan TPS apa lagi di daerah-daerah terpencil. Mengawal suara tidak tidur dari pagi sampai pagi lagi," jelasnya.

Ilham mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi secara menyeluruh penyelenggaraan Pemilu yang diwarnai gugurnya putra-putri terbaik bangsa.

"Tapi tentu saja kita perlu mengevaluasi secara keseluruhan pelaksanaan pemilu serentak ini," ujarnya.

Penjelasan KPU Kota Bekasi Soal Salinan C1 Wajib Ditempel

Komisioner KPU RI Sebut Banyaknya PSU Karena Petugas Termakan Hoaks

Ilham mengatakan, pihaknya sudah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan agar menerjunkan petugas medisnya dari puskesmas di wilayah untuk mengawal para petugas pemilu merekapitulasi suara di tingkat kecamatan.

"Kami audah bekerja sama, Kementerian Kesehatan sudah membuat surat edaran kepada jajarannya di Puskesmas untuk kemudian memberikan pemeriksaan kesehatan kepada petugas kami di kecamatan agar kemudian meminimalisir kejadian sampai saat ini sidah 119 orang meninggal petugas KPPS kami untuk bisa kita minimalisir korban-korban berikutnya," paparnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved