Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga Haris Simamora Menangis Sesali Perbuatannya

Terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga, Harry Aris Sandigon alias Haris Simamora menangis dan menyesali perbuatannya.

Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga Haris Simamora Menangis Sesali Perbuatannya
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Terdakwa Haris Simamora usai sidang di Pengadilan Negeri Bekasi, Senin (8/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga, Harry Aris Sandigon alias Haris Simamora menangis dan menyesali perbuatannya.

Hal itu diceritakan kuasa hukumnya Alam Simamora, Rabu (24/4/2019).

Alam mengatakan, Haris saat ini ditanah di Rumah Tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bulak Kapal Bekasi.

Setiap kali dia berdiskusi menanyakan kasus pembunuhan yang dilakukan, Haris selalu menangis dan mengaku menyesali perbuatannya.

"Secara pribadi dia merasa menyesal, bahkan kalau saya minta dia cerita, karena saya kan bolak-balik minta dia menceritakan kronologi mulai dari pertama sampai dengan peristiwa pembunuhan itu," kata Alam di PN Bekasi.

Terlebih, kata dia, ketika Haris menceritkan detik-detik melakukan perbuatan menghabisi nyawa dua orang anak kecil Sara dan Arya Nainggolan.

"Pas dia cerita tentang melakukan perbuatan kepada anak itu dia nangis, dia nangis karena anak itu sangat sayang sama dia. Jadi ketika dia datang itu anak itu langsung ngejar dia, manggilnya Bapak Uda katanya gitu," paparnya.

Haris ketika berkunjung ke rumah keluarga Daperum selalu mambawa buah tangan.

Bahkan ketika malam hari kejadian pembunuhan, Haris juga membawakan martabak untuk dua anak kecil tersebut.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved