Anies Baswedan Beri Diskon 50 Persen PBB Bagi Lahan Kosong yang Dijadikan RTH

orang nomor satu di Ibu kota ini mengaku akan memberikan beban PBB yang lebih besar kepada para pemilik lahan yang dibiarkan kosong di jalan protokol.

Anies Baswedan Beri Diskon 50 Persen PBB Bagi Lahan Kosong yang Dijadikan RTH
TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (25/4/2019). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memberi potongan sebesar 50 Persen untuk biaya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi lahan kosong di Ibu kota yang dibangun untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Kebijakan ini, dilakukan Anies untuk mendorong pemanfaatan lahan-lahan di wailayah Ibu Kota yang selama ini tak terurus agar dijadikan sebagai fasilitas publik.

"Banyak tempat-tempat lahan kosong yang hanya ditutup dengan seng dalamnya, tidak jelas didalamnya. Ada yang tumbuh binatang-binatang liar, kemudian tentu saja kita kemarin merasakan ada problem nyamuk, jalanan kosong seperti inilah tempat mereka bersarang. Kemudian ada kegiatan yang tidak sepatutnya terjadi di situ," kata Anies di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (25/4/2019).

Menurut Anies, masih banyak lahan kosong yang dibiarkan begitusaja. Di tempat itu, kemudian menjadi sarang nyamuk hingga binatang liar. Belum lagi jika dijadikan sebagai tempat-tempat yang tak semestinya.

Ia pun mendorong kepada para pemilik lahan kosong agar segera membangun lahan tersebut. Jika tidak, ia menganjurkan untuk dijadikan sebagai taman saja.

"Bila mereka belum mau membangun, maka manfaatkan ini untuk ruang terbuka yang bisa digunakan sebagai taman oleh masyarakat. Bila itu dilakukan, maka Pemprov akan memberikan potongan pajak sebesar 50 persen," ungkapnya.

Peraturan Anies: Gratiskan PBB ke Sejumlah Profesi, Palak Pemilik Lahan Kosong di Jalan Protokol

Serba-serbi IIMS 2019: Ada Hiburan Juggling Circus di Area Pameran

Ratna Sarumpaet Bersikukuh Tidak Pernah Lakukan Keonaran

Kendati demikian, orang nomor satu di Ibu kota ini mengaku akan memberikan beban PBB yang lebih besar kepada para pemilik lahan yang dibiarkan kosong di jalan protokol.

Nantinya, biaya PBB lahan kosong akan dikenakan sebanyak 200 persen dari beban yang harus dibayarkan.

"Bagi pemiliknya, silakan dibangun. Kalau itu mau dibangun kita juga senang pajaknya tidak berubah. Tapi kalau dibiarkan kosong pajaknya naik dua kali lipat," kata Anies.

"Bilamana mereka membangun (jadi RTH) mereka akan diberikan potongan 50 persen. Jadi dengan begitu kita ingin agar lebih banyak dimanfaatkan untuk ruang terbuka hijau. di antara gedung-gedung itu, nanti kita bisa memiliki taman-taman yang bisa dimanfaatkan oleh semuanya daripada menjadi semak belukar yang ditutup pakai seng," paparnya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved