Breaking News:

Jabodetabek Banjir

Listrik Dipadamkan Karena Banjir Setinggi 2 Meter: Warga Kampung Melayu Akhirnya Mengungsi

Selain itu Lurah Kampung Melayu, Setiawan membenarkan jika warganya mulai berdatangan ke posko pengungsian usai lampu dipadamkan PLN.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Suasana di posko pengungsian, di SDN 01/02 Kampung Melayu, Jakarta Timur 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Warga di Kelurahan Kampung Melayu mulai datangi posko pengungsian ketika listrik sudah dipadamkan.

Sekitar pukul 09.00 WIB, listrik dipadamkan PLN. Hal ini diungkapkan oleh Aliya dan Eneh, warga RT 3/7, Kampung Melayu, Jakarta Timur.

"Sekitar pukul 05.00 WIB air memang sudah masuk. Lalu mulai derasnya itu pas jam 06.00 WIB. Kita masih bertahan di rumah karena memang rumah kan tingkat. Tapi pas listrik dipadamkan jam 09.00 WIB itu, mau tidak mau kita harus mengungsi. Ibarat listrik masih menyala juga kita tetap bertahan di atas. Saat ini ketinggian air sudah hampir 2 meter," jelas keduanya bersahutan, Jumat (26/4/2019).

Iin, warga lainnya mengatakan hal senada. Dirinya juga memilih bertahan di rumah jika listrik masih menyala.

"Saya lebih pilih di rumah saja kalau misalnya listrik masih menyala. Biarpun bagian bawah rumah saya terendam tapi asal listrik masih menyala saya pilih bertahan. Ini saja saya ke sini cuma bawa dua pakaian. Yang satu sudah basah," katanya.

Saat ini pihak Kelurahan Kampung Melayu siapkan 3 posko pengungsian sementara di Masjid dekat Kantor Kelurahan, SDN 01/02 Kampung Melayu dan Puskesmas Kelurahan.

Pantauan TribunJakarta.com, warga mulai mendatangi beberapa posko pengungsian yang sudah disiapkan.

Beberapa dari mereka ada yang membawa balita.

Mereka mendatangi posko dengan pakaian yang setengah basah. Lalu mengganti pakaian ketika sampai di posko.

Sungai Cisadane di Tangerang Meluap: Sekolah, Kantor Kelurahan, Hingga Kendaraan Terendam Banjir

Sejumlah Permukiman di Depok Terendam Banjir Karena Luapan Kali Ciliwung

BPBD Catat Ada 17 Titik di Jaksel dan Jaktim Tergenang Air Pagi Ini, Begini Respons Anies Baswedan

Selain itu Lurah Kampung Melayu, Setiawan membenarkan jika warganya mulai berdatangan ke posko pengungsian usai lampu dipadamkan PLN.

"Kalau imbauan sudah dari malam. Tapi memang warga banyak berdatangan itu mulai pukul 09.00 WIB ke atas. Sampai sekarang masih terus berdatangan," jelasnya.

Lebih lanjut, Setiawan akan membuka posko tambahan jika jumlah pengungsi terus bertambah.

Hingga pukul 10.30 WIB petugas PPSU masih mendata para pengungsi dari 3 posko sementara yang telah disiapkan.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved