Pemilu 2019

272 Panitia Pemilu Meninggal, TKN Milenial Jokowi-Maruf Gelar Tabur Bunga di Bundaran HI

Apalagi, jumlah KPPS yang meninggal dunia tak sedikit. Ia pun berharap agar kedepannya anggota KPPS diperhatikan dengan cara yang lebih baik.

272 Panitia Pemilu Meninggal, TKN Milenial Jokowi-Maruf Gelar Tabur Bunga di Bundaran HI
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA
TKN Milenial Jokowi-Maruf tabur bunga bersama di Bundaran HI sebagai bentuk dukacita terhadap anggota KPPS yang meninggal dunia, Minggu (28/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Kabar duka turut menyelimuti pesta demokrasi Pemilu 2019, ratusan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia akibat kelelahan.

Sebagai bentuk penghomatan terakhir, Tim Kampanye Nasional (TKN) Milenial, Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01,Jokowi-Ma'ruf Amin mengadakan acara doa bersama dan tabur bunga di depan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Hal ini dilakukan sebagai salah satu ungkapan duka cita kepada para pejuang demokrasi yang telah gugur.

"Jadi sebenarnya aksi hari ini bentuk bela sungkawa kita kepada ratusan (orang) meninggal dunia yang menimpa sejumlah panitia pemilu. Karena bentuk rasa terima kasih dan bela sungkawa kami ini tidak mengenal pilihan politiknya apa," kata Juru Bicara TKN Milenial, Deny Giovanno di lokasi, Minggu (28/4/2019).

Hasil PSU: Prabowo-Sandi Unggul di Jaktim, Jokowi-Maruf Menang Telak di TPS 26 Siswodipuran Boyolali

Deny mengatakan, banyaknya jumlah korban KPPS yang berjatuhan menunjukkan perlunya evaluasi besar-besaran mengenai penyelenggaraan Pemilu serentak tahun ini.

Apalagi, jumlah KPPS yang meninggal dunia tak sedikit. Ia pun berharap agar kedepannya anggota KPPS diperhatikan dengan cara yang lebih baik.

"Dengan jumlah korban meninggal sebanyak ini tentu ini sebuah luka lah untuk demokrasi kita," katanya.

Sebagai informasi, diberitakan sebelumnya bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengatakan sebanyak 272 anggota KPPS meninggal dunia hingga Sabtu, 27 April 2019. Selain itu, 1.878 anggota KPPS juga dilaporkan sakit.

Komisioner KPU Evi Novita Ginting Manik mengatakan bahwa lonjakan angka meningkat cukup tinggi kemungkinan karena baru dilaporkan ke KPU RI.

Dibandingkan dengan data KPU Jumat (26/4/2019) malam, jumlah anggota KPPS meninggal bertambah sebanyak 42 orang, dan anggota yang sakit bertambah 117 orang.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved