Jabodetabek Banjir

BPBD DKI Catat Masih Ada Genangan di Pondok Pinang dan Kembangan, Kawasan Rawa Buaya Air Naik Lagi

Wilayah tersebut terdiri dari satu RW di Kelurahan Kembangan Utara dengan ketinggian 10 sampai 90 centimeter, dan dua RW di kawasan Rawa Buaya.

BPBD DKI Catat Masih Ada Genangan di Pondok Pinang dan Kembangan, Kawasan Rawa Buaya Air Naik Lagi
KOMPAS/AGUIDO ADRI
Banjir kiriman dari bogor mengakibatkan warga yang tinggal di bandara Sungai Ciliwung terendam air mencapai sekitar 2,5-3 meter. Salah satu daerah yang terdampak di RW 05, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, (Jumat, 26/4/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, MANGGARAI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menjabarkan bahwa masih ada tiga wilayah di Ibu Kota Jakarta masih tergenang banjir kiriman.

Wilayah tersebut terdiri dari satu RW di Kelurahan Kembangan Utara dengan ketinggian 10 sampai 90 centimeter, dan dua RW di kawasan Rawa Buaya.

"Di Kembangan Utara, RW 01 masih sekitar 10 sampe 90 centimenter di Pondok Pinang, itu sudah surut yang RW 04 sama RW 08. Tapi naik lagi di Rawa Buaya dua titik. RW 02 sama RW 04. Jadi pindah dari Pondok Pinang. Dua lokasi udah surut, pindah ke Rawa Buaya," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Ridwan, Minggu (28/4/2019).

Diduga Peliharaan Warga yang Lepas, Seekor Ular Sanca 4 Meter Lepas di Sekitar Festival Palang Pintu

Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta menyebutkan ada tiga lokasi yang masih tergenang banjir, yaitu di Kelurahan Kembangan Utara Jakarta Barat, dan dua RW di Kelurahan Pondok Pinang Jakarta Selatan.

Namun genangan di Pondok Pinang diketahui sudah mulai surut sejak siang ini. Menurut Ridwan, genangan tersebut kini mulai bergeser ke Rawa Buaya.

"Kita antisipasi udah jauh hari. Pemprov kita itu punya sekitar 598 pompa yang disiapkan di 168 titik DKI Jakarta. Itu terdiri dari 133 pompa mobile dan 465 pompa stasioner. Itu untuk mengatasi semua banjir atau air yang ada di wilayah DKI. Jadi intinya kita sudah siap tapi namanya alam kita gak bisa setting," katanya.

Sejauh ini, lanjut Ridwan salah satu titik yang masih perlu diwaspadai adalah kawasan yang terletak di sekitar Sungai Angke.

Sebab, berdasarkan data yang diterima dari BPBD DKI Jakarta, sungai angke sendiri kini berstatus siaga tiga dengan ketinggian sekitar 215 centimeter.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved