Pemilu 2019

Petugas KPPS di Kelurahan Rawa Bunga Meninggal Setelah Koma Selama 8 Hari

Ahmad Farhan (34), anggota KPPS Kelurahan Rawa Bunga, meninggal akibat kelelahan menjalankan tugas sebagai penyelenggara Pemilu 2019.

Petugas KPPS di Kelurahan Rawa Bunga Meninggal Setelah Koma Selama 8 Hari
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Ali Azhari, ayah almarhum Ahmad Farhan di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (29/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Ahmad Farhan (34), anggota KPPS Kelurahan Rawa Bunga, Jatinegara meninggal akibat kelelahan menjalankan tugas sebagai penyelenggara Pemilu 2019.

Anggota KPPS di TPS 68 Kelurahan Rawa Bunga itu menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (29/4/2019) pagi setelah sempat dirawat sejak Minggu (21/4/2019) karena kondisinya melemah.

Ayah almarhum, Ali Azhari mengatakan anaknya sempat mengeluhkan rasa sakit di bagian dada usai merampungkan tugasnya pada Rabu (17/4/2019) sekira pukul 21.00 WIB.

"Memang TPS kami ini paling cepat selesainya. Tapi habis itu mengeluh sakit di bagian dada, dia dirawat dari Jumat (19/4/2019) sampai Sabtu. Dirawat di RS Polri," kata Ali di kediamannya, Jakarta Timur, Senin (29/4/2019).

Meski sempat dirawat, kondisi ayah satu anak itu tak sepenuhnya membaik karena pada Minggu (21/4/2019) dia tiba-tiba pingsan lalu kembali menjalani rawat inap di ruang ICU RS UKI.

Sejak jatuh pingsan, Ali menuturkan putranya itu cenderung memburuk sehingga terus tak sadarkan diri atau koma hingga pagi ini dinyatakan meninggal oleh dokter.

"Pas masuk RS UKI memang sudah enggak sadarkan diri. Koma selama delapan hari, hanya berbaring saja. Makan pun melalui infus sampai akhirnya meninggal tadi pagi," ujarnya.

Meski menjadi penyelanggara pesta demokrasi bukan pengalaman pertama bagi anaknya, Ali mengaku Pemilu 2019 berbeda dengan hajat demokrasi lainnya.

Terungkap Beberapa Faktor yang Menyebabkan Banyak KPPS Meninggal Dunia Analisis Kedokteran

Anggota KPPS Ini Meninggal Dunia Usai Koma 8 Hari: Awalnya Mengeluh Sakit di Bagian Dada

Farhan yang dimakamkan di TPU Kober tak jauh dari kediamannya di Jalan Pejati Timur Dalam itu meninggalkan istrinya dan seorang putra yang masih berusia empat tahun.

"Kalau di Pemilu 2019 ini kan Pilpres dan Pileg digabung ya. Jadi mungkin sangat menguras tenaga, apalagi badan anak saya itu kurus," tuturnya.

Sebagai informasi, Ahmad merupakan satu dari empat anggota KPPS jajaran KPU Jakarta Timur yang meninggal dunia akibat kelelahan menjalankan tugas sebagai penyelenggara Pemilu 2019.

Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved