Ratusan Siswa SD di Kembangan Dapat Sosialisasi Bila Terjadi Gempa Bumi

Ratusan siswa kelas V SDN Kembangan Selatan 01 Pagi, Jakarta Barat mendapat sosialisasi tentang mitigasi bencana gempa bumi.

TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Siswa SDN Kembangan Selatan 01, Jakarta Barat saat mengikuti sosialisasi mitigasi gempa bumi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMBANGAN - Ratusan siswa kelas V SDN Kembangan Selatan 01 Pagi, Jakarta Barat mendapat sosialisasi tentang mitigasi bencana gempa bumi.

Mereka diberikan penjelasan oleh para mahasiswa S-2 Universitas Mercu Buana.

Mulai dari penjelasan secara teori hingga dilakukan simulasi evakuasi bila terjadi gempa bumi.

Dosen Magister Teknik Sipil Universitas Mercu Buana Resmi Bestari Muin menjelaskan alasannya memberikan sosialisasi tersebut.

Sebab, gempa bumi merupakan bencana alam yang tidak disertai tanda-tanda terlebih dahulu seperti bencana lainnya.

"Kalau banjir, gunung meletus atau tsunami itu kan ada tanda-tandanya ya, tapi gempa tidak ada tanda-tanda sehingga perlu ada edukasi bagaimana sikap siswa kalau ada gempa," kata Resmi di SDN Kembangan Selatan 01, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (30/4/2019).

Resmi menuturkan pihaknya memang fokus memberikan sosialisasi kepada para siswa SD.

Menurutnya, para anak-anak juga perlu ditanamkan cara mitigasi bencana sehingga mereka bisa bertindak ketika terjadinya hal tersebut.

"Tadi saya sampaikan bahwa apabila saat gempa usahakan mereka berlindung baik di bawah meja atau sofa karena yang utama itu kepala kita harus dilindungi agar tidak tertimpa barang atau reruntuhan," ujarnya.

Ia tak menampik bila selama ini banyak terjadi kesalahan perpektif di masyarakat bila terjadi gempa bumi, yakni akan lari ke ruang terbuka.

"Kebanyakan orang akan lari saat terjadi gempa, padahal itu salah karena bisa saja kita tertimpa barang atau reruntuhan. Yang benar itu kita berlindung dulu entah di bawah meja atau kursi," kata Resmi.

"Setelah gempa selesai baru kita ke ruang terbuka untuk menghindari kemungkinan ada gempa susulan," tambahnya.

Selain mitigasi gempa bumi, para siswa juga mendapatkan sosialisasi tentang keselamatan transportasi dan lalu lintas.

Gempa 6,9 SR Guncang Sulawesi Tengah, Video Kepanikan Warga Banggai Berhamburan Keluar Rumah

BREAKING NEWS: Gempa 6,9 SR Berpotensi Tsunami Goncang Banggai, Sulawesi Tengah

"Kami memang fokusnya ke anak SD karena untuk membentuk SDM itu harus dari usia dini supaya mereka tahu aturan, tata tertib dan etika," ujar Sekretaris Magister Teknik Sipil Universitas Mercu Buana, Nunung Widyaningsih.

Kepala Sekolah SDN Kembangan Selatan 01, Fipnayanti menyebut sosialisasi tersebut sangat penting para siswa.

"Menurut saya ini untuk menambah wawasan anak-anak. Jadi mereka tahu harus bertindak terutama kan anak-anak ini masih awam dengan hal seperti ini," katanya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved