Pilpres 2019

Dua Baliho Raksasa Ucapan Terimakasih Telah Memilih Prabowo Berdiri di Beji Depok

Sementara baliho kedua, terpampang disebuah warung kopi dekat Rumah Sakit Grha Permata Ibu, Beji, Kota Depok.

Dua Baliho Raksasa Ucapan Terimakasih Telah Memilih Prabowo Berdiri di Beji Depok
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Baliho ucapan terimakasih jepasa warga Beji, Kota Depok, yang telah memilih Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pemilu 2019. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI - Dua baliho raksasa bertuliskan ucapan terimakasih kepada warga telah memilih Prabowo dan Sandiaga Uno menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2019-2024, terpampang di Kecamatan Beji, Kota Depok.

Baliho pertama, terpampang didekat Kantor Polsek Beji di Jalan Haji Asmawi, Beji, Kota Depok.

Sementara baliho kedua, terpampang disebuah warung kopi dekat Rumah Sakit Grha Permata Ibu, Beji, Kota Depok.

Zulkarnai Ilyas, salah seorang relawan Prabowo-Sandi mengakui bahwa ia yang memasang banner tersebut bersama rekan Koppasandi lainnya.

Heboh Baliho Prabowo-Sandiaga di Cileungsi Bogor: Tak Jadi Diturunkan, Fadli Zon Cek Lokasi

Ia menuturkan, baliho tersebut dipasang sebagai ucapaan terimakasih kepada warga Beji, yang telah memilih Prabowo-Sandi sebagai di Pemilu 2019.

"Spanduk ini ucapan terimakasih kepada warga Beji yang telah memilih Prabowo-Sandi itu saja. Kami telah berusaha dan berjuang, alhamdulillah warga banyak yang memberikan kepercayaan pada Prabowo-Sandi," kata Zulkarnain di lokasi baliho, Rabu (1/5/2019).

Zulkarnain menjelaskan, baliho tersebut dipasang pagi tadi usai penghitungan rekapitulasi suara telah selesai di Kecamatan Beji.

"Ini dipasang pagi tadi, habis rekapitulasi selesai langsung dipasang. Alhamdulillah Prabowo-Sandi menang di Kecamatan Beji dengan perolehan suara 58 persen," ujar Zulkarnain.

Setelah Ditertibkan Spanduk dan Baliho Caleg di Tangerang Selatan Dibiarkan di Pinggir Jalan

Terakhir, Zulkarnain menuturkan pihaknya akan menolak keras apabila ada pihak lain yang ingin menurunkan baliho tersebut.

"Ya nggak mau lah sampai diturunkan, kami sudah lelah dari awal hingga akhir. Hargailah suara rakyat untuk Kecamatan Beji," katanya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved