Arief Poyuono Rahasiakan Lokasi Real Count Karena Dapat Ancaman , TKN: Laporkan Namanya Siapa?

Pengakuan Arief Poyuono dapat ancaman sehingga lokasi real count dirahasiakan, TKN minta BPN melaporkan ancaman itu karena Indonesia negara hukum.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Ilusi Insiroh
YouTube/Najwa Shihab
Adian Napitupulu dan Arief Poyuono 

TRIBUNJAKARTA.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono mengaku lokasi pengolahan data real count kubu Prabowo-Sandi sengaja dirahasiakan karena ada pihak tertentu yang mengancam.

Hal tersebut dikatakan Arief Poyuono saat ditanyai oleh Najwa Shihab di acara Mata Najwa yang tayang pada Rabu malam (1/5) dengan tema 'Laga Usai Pilpres'.

Awalnya Najwa Shihab mempertanyakan kejelasan lokasi perhitungan suara real count kubu BPN Prabowo - Sandi.

"Real count yang dilakukan BPN itu banyak yang mempertanyakan lokasinya. Dimana lokasi sebenarnya?" tanya Najwa Shihab.

"Ya ada disesuatu tempat, kita sembunyikan, itu rahasia kita," ucap Arief Poyuono.

"Apa yang dikhawatirkan sehingga disembunyikan lokasinya?" cecar Najwa Shihab.

Lantas Arief Poyuono mengungkapkan kekhawatirannya ketika lokasi real count BPN terkuak maka lokasi tersebut akan diserbu oleh pihak tertentu.

Kekhawatiran itu bukanlah tanpa sebab, Arief Poyuono bahkan mengklaim mendapatkan ancaman seperti itu.

Detik-detik Najwa Shihab Pegangi Tangan Adian & Arief Poyuono saat Debat Panas soal Orba dan Prabowo

Reaksi Adian soal Salam Siap Presiden Buat Penonton Mata Najwa Heboh, Arief Poyuono Memujinya

"Ada ancaman dari pihak lawan tapi bukan dari orang partai," ungkap Arief Poyuono.

"Yang mengancam hendak?" tanya Najwa Shihab.

"Kita takut nantinya dilempar bom kesana tetapi real count tetap dilakukan," jelas Arief Poyuono

Pengakuan Arief Poyuono yang mendapatkan ancaman itu mendapatkan tanggapan dari Politikus PDIP sekaligus jubir TKN Jokowi - Maruf Amin, Adian Napitupulu.

Menurut Adian Napitupulu, terkait ancaman yang diterima kubu 02 maka seharusnya pihak BPN melaporkan adanya hal tersebut ke pihak berwajib.

Najwa Shihab Singgung Prabowo Sebut Tukang Survei Bohong Pindah ke Antartika, Ini Reaksi Jokowi

Ramalan Zodiak Kamis 2 Mei 2019, Gemini Putar Otak Tangani Konflik, Scorpio Hindari Obesitas

"Kalau memang ada datanya, silahkan dibuka. Kita minta transparansi KPU dan lainnya, tetapi malah enggan transparan dengan diri sendiri, tunjukkin saja dimana ancamannya."

 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved