Pemilu 2019

Bawaslu Tangsel Selidiki C6 Palsu Pada Kasus Dugaan Politik Uang Caleg

"Ada C6, nah kita harus selidiki C6nya dulu. C6 ini kok bisa keluar, sedangkan menurut PPS C6 ini sudah dikembalikan.".

Bawaslu Tangsel Selidiki C6 Palsu Pada Kasus Dugaan Politik Uang Caleg
Kompas.com/DIAN MAHARANI
Ilustrasi politik uang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNKAKARTA.COM, SERPONG - Ketua Bawaslu Tangerang Selatan (Tangsel) mengatakan pihaknya sedang menyelidiki formulir C6 yang menjadi alat politik uang pada kasus dugaan politik uang caleg Demokrat.

Seperti diberitakan TribunJakarta.comsebelumnya, Bawaslu Tangsel mendapat temuan dari sesaorang yang memberikan informasi awal berupa satu C6 dengan uang pecahan Rp 50 ribuan sebanyak empat lembar.

Dalam C6 dan uang yang disatukan itu juga terdapat kartu nama seorang caleg.

Namun dalam penelusurannya Bawaslu menemui jalan berliku karena ternyata C6 yang asli atas nama orang yang diberikan itu, masih ada di Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Seharusnya, jika C6 yang ditempel dengan uang dan kartu nama itu asli, C6nya tidak ada di PPS.

Hal itu menimbulkan dugaan bahwa C6 yang dijadikan barang bukti informasi awal, palsu.

Bawaslu Tangerang Selatan Ungkap Politik Uang Bermodus Formulir C6 Disertai Uang dan Kartu Nama

"Ada C6, nah kita harus selidiki C6nya dulu. C6 ini kok bisa keluar, sedangkan menurut PPS C6 ini sudah dikembalikan.".

"Yang memberikan informasi awal kita kan C6. Nah ini C6nya dari mana. Jadi kita harus cari siapa sebenarnya yang mengeluarkan C6 ini," kata Acep.

Dalam menangani kasus itu, Acep mengaku sudah memeinta keterangan KPPS dan PPS setempat, serta seorang hansip yang menyebarkan C6.

"Sudah dipanggil KPPSnya, PPSnya sudah dipanggil. Yang menyebarkan C6nya sudah dipanggil, yang menyebarkan hansip," ujarnya.

Saat ini, pihaknya sedang mencari si pemberi informasi awal yang sekarang belum bisa ditemui.

"Pelapor kan si pemberi informasi awal. Sedang kita lacak," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved