Pagar SDN 04 Cibubur Roboh Imbas Hujan Deras, Pasukan Oranye Bantu Lakukan Evakuasi

Pagar SDN 04 Cibubur roboh, sebanyak 30 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) masih lakukan evakuasi.

TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Proses evakuasi di SDN 04 Cibubur, Jakarta Timur pada Kamis (2/5/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Pagar SDN 04 Cibubur roboh, sebanyak 30 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) masih lakukan evakuasi.

Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah tersebut pada Selasa (30/4/2019) sore rupanya menyebabkan pagar sepanjang 20 meter ini roboh.

Meski pagar roboh hingga menutupi sebagian badan jalan, namun material pagar tidak menyebabkan korban jiwa karena kondisi jalan sedang lengang.

"Kalau robohnya pas Selasa malam jam 18.27 WIB itu. Jadi saya kan warga sini juga (RT 004 RW 001) jadi warga sini kabari saya duluan lalu saya kabari lagi ke lurah. Untungnya pas kejadian itu jalanan lengang jadi tidak ada korban jiwa. Petugas PPSU yang lainnya langsung lakukan evakuasi. Sampai hari ini, Kamis (2/5/2019) belum selesai juga," jelas Junaidi, salah satu PPSU.

Rumah di Johar Baru Mendadak Roboh, Sejumlah Warga Dikabarkan Tertimpa Reruntuhan

Sungai Ciliwung Meluap, Dapur Milik Mpok Nur Roboh Diterjang Banjir

Kisah Nenek Asal Tasikmalaya yang Rumahnya Roboh Dimakan Rayap, Tak Dapat Bantuan Karena Tak Ada KTP

Hari Ini, Petugas Perbaiki Halte Gedung Senam Duren Sawit yang Hampir Roboh

PPSU lainnya, Ilyas mengatakan petugas mulai lakukan evakuasi sejak Selasa malam pukul 18.36 WIB dengan mendahulukan pemindahan material pagar yang menutupi setengah badan jalan.

"Kita dahulukan evakuasi material yang menutupi jalan supaya tidak menimbulkan kemacetan. Lalu berikutnya kita lakukan penebangan pada pohon mahoni ini karena akarnya sudah rusak sebab posisinya kan sebelah pagar. Kita takutnya menimpa rumah warga saja jadi kita amankan dulu," tuturnya.

Besi pagar dipotong oleh petugas PPSU dengan menggunakan mesin gerinda.

Kemudian, untuk beton cornya dibongkar dengan linggis dan palu.

Aksi May Day, Pagar Pembatas di Halte TransJakarta Tosari Rusak

Spanduk Caleg Masih Terpasang di Pagar DPP PDIP, Ketua Panwas: Kita Akan Koordinasi dengan Partai

Panitia Siapkan Jalan Khusus Berpagar Besi yang Akan Dilewati Prabowo-Sandiaga Masuk GBK

Sementara untuk memotong pohon, PPSU menggunakan tiga mesin gergaji.

Menurut Lurah Cibubur, Sapto Tjahyadi proses evakuasi masih menggunakan alat seadanya, sehingga evakuasi terkesan lama.

"Evakuasi masih terus dilakukan sampai hari ini. Alat yang digunakan PPSU juga masih seadanya. Jadi proses evakuasi masih dilakukan secara manual. Yang terpenting saat ini sudah tidak ada lagi puing yang menutupi badan jalan dan membuat kemacetan," katanya.

SDN 04 Cibubur sejak sebulan lalu sudah tidak ditempati oleh para siswa karena memang sedang dalam proses renovasi.

Para siswanya dipindahkan sementara ke SDN 05 Cibubur yang tidak jauh dari lokasi tersebut.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur Wilayah II, Abdul Rachem membenarkan jika para siswa SDN 04 sudah mengosongkan sekolah sejak bulan April lalu.

"Pada bulan ini rencananya sekolah tersebut akan dibongkar total (direhab total). Sekitar 725 siswa sudah diungsikan ke SDN 05," tutupnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved