Sempat Viral Besi Penutup Saluran Underpass Tanah Abang Dicuri, Kasudin Bina Marga Jakpus: Itu Hoax

Wartawan TribunJakarta.com tidak menemukan adanya besi penutup saluran air di underpass tersebut yang hilang.

Sempat Viral Besi Penutup Saluran Underpass Tanah Abang Dicuri, Kasudin Bina Marga Jakpus: Itu Hoax
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Besi penutup saluran air di underpass Tanah Abang tampak masih terpasang dengan baik dan lalu lintas terpantau lancar di kedua arahnya, Kamis (2/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Pagi ini warga ibukota diramaikan dengan pesan beruntun yang tersebar melalui grup whatsapp adanya pencurian besi penutup saluran air di jalur lintas bawah atau underpass Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Informasi tersebut tak hanya berupa tulisan, namun juga disertai sebuah video yang memperlihatkan besi punutup saluran air di sebuah underpass dicuri.

Video tersebut juga memperlihatkan kemacetan arus lalu lintas yang terjadi akibat kejadian tersebut.

TribunJakarta.com mencoba menelusuri kebenaran informasi terkait kabar tersebut ke lokasi siang ini, Kamis (2/5/2019).

Diwarnai 3 Kali Tembakan Peringkatan, Polisi Ringkus Komplotan Jambret di Tanah Abang

Saat Menunggu Ojek Online di Stasiun Tanah Abang, AS Dijambret dengan Ancaman Senjata Tajam

Daftar Tempat Makan di Sepanjang Jalan Tanah Abang III Jakarta Pusat

Pemkot Jakarta Pusat Tambah Personel Satpol PP untuk Tertibkan Pasar Tanah Abang

Namun, Wartawan TribunJakarta.com tidak menemukan adanya besi penutup saluran air di underpass tersebut yang hilang.

Underpass tersebut pun bisa dilalui di kedua arahnya, baik yang mengarah ke Roxi ataupun Karet.

Arus lalu lintas di underpass tersebut pun terpantau lancar di kedua arahnya. Kemacetan hanya tampak terlihat di sekitar underpass, tepatnya di dekat Pasar Tanah Abang.

"Dari tadi pagi lancar, saya kalau di terowongan, paling macet di atas, di pasarnya," ucap Budi, pedagang asongan.

Kasudin Bina Marga Jakarta Pusat Sukowibowo Edi Santoso pun membantah kabar tersebut.

"Enggak benar itu, informasi hoax," ujarnya saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Kamis (2/5/2019).

Bahkan, berdasarkan informasi yang ia peroleh, Suko menyebut kejadian tersebut terjadi di daerah Medan, Sumatera Utara.

"Kalau informasi yang saya dapat malah itu kejadiannya di Medan, tapi saya enggak tahu pasti ya itu pencurian atau bagaimana," kata Suko.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved