Siswa SMP Tewas Terpeleset dan Terbawa Arus Saat Bagikan Bantuan Korban Banjir Gresik

Seorang siswa SMP tewas terseret banjir luapan kali Lamong saat membagikan makanan untuk warga.

Siswa SMP Tewas Terpeleset dan Terbawa Arus Saat Bagikan Bantuan Korban Banjir Gresik
Net
Ilustrasi Tenggelam. 

TRIBUNJAKARTA.COM, GRESIK - Seorang siswa SMP tewas terseret banjir luapan kali Lamong.

Korban bernama Yudha Bima (14) warga Dusun Pulorejo, Desa Pucung, Kecamatan Balongpanggang.

Bima yang merupakan seorang siswa SMP tewas saat membagikan makanan kepada korban banjir di desanya.

Korban saat itu membagikan bantuan makanan terpleset, karena arus air cukup besar membuatnya terbawa arus.

Tidak jauh dari lokasi, jasad pelajar yang duduk di kelas IX SMP ditemukan tersangkut di pohon.

"Dia membantu membagikan makanan dan air mineral kepleset," ujar kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Tarso Sagito, Kamis (2/5/2019).

Warga langsung membantu mengevakuasi jasad Bima menuju rumah duka.

BPBD bersama Wabup Moh Qosim turut mendatangi rumah duka yang berada di Dusun Pulorejo.

Disangka Dapat Ikan Besar, Pencarian Bocah Terseret Arus di Ciputat Sempat Gegerkan Warga

Bocah 11 Tahun Tewas Terseret Arus Waktu Bermain di Sungai Kecil Saat Hujan Deras di Ciputat

Sebelumnya, luapan kali Lamong merendam 18 desa di empat Kecamatan, yakni Kecamatan Balongpanggang, Kecamatan Benjeng, Kecamatan Cerme dan Menganti.

Kecamatan Balongpanggang merupakan wilayah dengan dampak banjir terluas. Total sebanyak tujuh desa terendam banjir.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Pelajar SMP Tewas Terpleset saat Bagikan Bantuan Korban Banjir di Gresik, Ini Kronologinya,

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved