Ramadan 2019

Satlantas Polres Jakarta Timur Siap Kawal Sahur on The Road

"Sahur On The Road itu kan sepanjang itu tertib untuk kemanusiaan, bagi-bagi ke orang yang susah, boleh saja sepanjang itu patuh," kata Sutimin.

Satlantas Polres Jakarta Timur Siap Kawal Sahur on The Road
Ratusan remaja Jakarta tampak memenuhi jalan Penjernihan untuk melakukan sahur on the road pada Minggu (20/7/2014) dini hari.(KOMPAS.com/Yohanes de Britho Neonnub) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Kasatlantas Polres Jakarta Timur AKBP Sutimin menyatakan bahwa masyarakat boleh melakukan kegiatan sahur on the road (SOTR) di bulan Ramadan dengan sejumlah persyaratan.

Yakni mematuhi aturan berlalu lintas yang berlaku dan tak justru menyulut keributan saat berpapasan dengan kelompok masyarakat yang juga melakukan kegiatan serupa.

"Sahur On The Road itu kan sepanjang itu tertib untuk kemanusiaan, bagi-bagi ke orang yang susah, boleh saja sepanjang itu patuh," kata Sutimin di Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (3/5/2019).

Kelompok masyarakat yang hendak menggelar SOTR pun dapat meminta pengawalan jajaran Satlantas Polres Jakarta Timur secara gratis.

Dengan pengawalan polisi, Sutimin menyebut niat tulus masyarakat yang ingin berbagi lewat kegiatan SOTR dapat berjalan mulus karena dilakukan secara aturan yang berlaku.

Pakar IPB Sebut Program Naturalisasi Sungai Sulit Dilakukan untuk Kali Ciliwung

"Selama ini kan juga ada satu-dua minta bantuan. Nah, itu kan lebih terarah dan teratur di mana tujuannya jadi kita bantu jalannya. Gratis, tinggal datang saja ke kantor Satlantas Jakarta Timur. Nanti akan ada petugas yang mengarahkan," ujarnya.

Sutimin menegaskan jajarannya tetap bakal bersiaga guna mencegah adanya pelanggaran lalu lintas yang dilakukan kelompok masyarakat saat melakukan SOTR.

Hal ini juga untuk mencegah aksi balap liar yang kerap terjadi saat dini hari dan menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Jakarta Timur.

"Anggota tetap siaga mengatur lalu lintas, agar jangan sampai ada balap liar dan kelompok masyarakat yang melakukan SOTR tapi justru menganggu kenyamanan masyarakat lain," tuturnya. 

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved