Jabodetabek Banjir

Warga Kramat Jati Terjangkit Berbagai Penyakit Imbas Banjir, Ini yang Dilakukan Pihak Puskesmas

Warga Kramat Jati terjangkit berbagai macam penyakit imbas luapan Sungai Ciliwung yang mengakibatkan banjir di permukimannya.

Warga Kramat Jati Terjangkit Berbagai Penyakit Imbas Banjir, Ini yang Dilakukan Pihak Puskesmas
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Prmukiman warga di RW 05 Kelurahan Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (29/4/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Setelah dipaksa mengungsi akibat luapan Sungai Ciliwung yang ketinggiannya nyaris tiga meter pada Jumat (26/4/2019) lalu, warga yang rumahnya terdampak harus siaga terhadap ancaman penyakit efek banjir.

Kepala Puskesmas Kecamatan Kramat Jati Inda Mutiara mengatakan hari ini pihaknya bakal melakukan lisolisasi atau penyiraman cairan kimia pembunuh kuman di permukiman warga korban banjir.

"Hari ini lisolisasi wilayah yang kebanjiran, dibarengi di PSN (Pemberantasan sarang nyamuk), dan fogging juga. Dilakukan sekarang karena menunggu lumpur sisa banjir benar-benar bersih," kata Inda di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (3/5/2019).

Tak Perlu Bandingkan Musibah Banjir, Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Minta Anies Ikuti Saran Ahok

Siswa SMP Tewas Terpeleset dan Terbawa Arus Saat Bagikan Bantuan Korban Banjir Gresik

Anies Bandingkan Pengungsi Banjir Kemarin Lebih Sedikit Dibanding Masa Ahok, Ini Tanggapan DPRD DKI

Diduga Kelelahan, Anggota KPPS di Jakarta Timur yang Meninggal Kembali Bertambah

Inda menuturkan kegiatan lisolisasi, PSN, dan fogging dilakukan di wilayah Kelurahan Balekambang yang menjadi satu-satunya wilayah terparah terdampak banjir luapan Sungai Ciliwung.

Upaya lisolisasi diharap mampu mencegah warga terjangkit penyakit gatal-gatal, Leptospirosis, diare yang kerap diderita korban banjir setelah meninggalkan posko pengungsian.

"Lisolisasi hari ini di wilayah Kelurahan Balekambang, dari kemarin kita sudah bagikan cairannya ke warga. Untuk PSN juga dilakukan di wilayah Kelurahan Cawang dan wilayah Kelurahan Tengah," ujarnya.

Merujuk data warga yang datang berobat ke pos kesehatan, kebanyakan korban banjir luapan Sungai Ciliwung terjangkit Ispa, penyakit kulit, hingga pegal-pegal.

Tiga penyakit itu paling banyak menjangkiti warga di tiga kelurahan wilayah Kecamatan Kramat Jati, yakni kelurahan Balekambang, Cililitan, dan Cawang.

"Penyakit yang paling banyak diderita warga itu Ispa, Dermatitis (kulit) dan myalgia (pegal-pegal). Ini data dari laporan kunjungan selama posko pengungsian banjir kemarin," tuturnya. 

Penulis: Bima Putra
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved