Warga Manfaatkan Lapangan Badminton di RPTRA Wangi Cimpedak untuk Bermain Sepak Bola

Pengelola RPTRA Wangi Cimpedak,Jatinegara, Jakarta Timur, Adam (27) mengungkapkan lapangan badminton beralih fungsi menjadi lapangan sepak bola.

Warga Manfaatkan Lapangan Badminton di RPTRA Wangi Cimpedak untuk Bermain Sepak Bola
Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Para anak-anak memanfaatkan lapangan badminton menjadi lapangan bola di RPTRA Wangi Cimpedak, Jatinegara, Jakarta Timur. 

Laporan Wartawan TribunaJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Pengelola RPTRA Wangi Cimpedak,Jatinegara, Jakarta Timur, Adam (27) mengungkapkan lapangan badminton beralih fungsi menjadi lapangan sepak bola.

"Dari awal ini diresmikan pada Februari 2017 itu kita dapatnya lapangan badminton. Padahal anak-anak sekitaran RW 9 khususnya anak RT 1 ini tidak memiliki lapangan. Jadi sebelum berdirinya RPTRA ini, tanah ini dulunya lapangan tempat mereka main bola. Jadi pas dapatnya lapangan badminton ya mau tidak mau kita tidak pasangkan netnya," ucapnya, Jumat (3/5/2019).

Sunep, Ihsan, Rangga warga RW 1 menceritakan kurang nyaman karena bermain di lapangan yang bukan lapangan bola.

"Kita tiap sore pasti mainnya ke sini. Ini tuh lapangan badminton sebenarnya tapi karena ada gawangnya saja kita jadikan lapangan bola. Mau main dimana kalau sekarang lapangan tuh susah," sahutnya sembari bermain bola.

Rehan, Fadil dan Rizki warga lainnya mengatalan hal serupa. Mereka saling janjian untuk bermain bola bersama teman lainnya.

"Kita laki, hobinya main bola. Makanya kita pakai lapangan ini untuk lapangan bola. Dulu kan kita juga mainnya di sini. Yang anak SMP juga dulu mainnya di sini sebelum jadi RPTRA," kata mereka.

Orasi Saat May Day, Prabowo Ibaratkan Demokrasi Seperti Pertandingan Sepak Bola

Mencoblos di Kampung Halaman, Riko Simanjuntak Inginkan Presiden Perhatikan Sepak bola Indonesia

Mereka kompak menceritakan kurang nyaman bermain karena tidak ada jaring untuk pembatas lapangan.

Tiap kali bola masuk ke aula RPTRA atau terkena warga lainnya mereka akan di marahi.

Selain itu, bagian kiri dan kanan juga terdapat tiang untuk net yang mengganggu langkah mereka ketika menggocek bola.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved