Kasus Korupsi

Kerja Sama Polisi dan KPK, Ringkus Buronan Kasus Korupsi di Serpong Utara

"Kasus pengadaan alat olahraga di salah satu dinas di wilayah Provinsi Lampung. Nilai kerugian lebih Rp 1 Miliar," jelas Ferdy.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNKAKARTA.COM, SERPONG UTARA - Petugas Satgas Penindakan KPK Korwil 3 bersama aparat Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil meringkus seorang buronan tersangka kasus korupsi di bilangan Villa Melati Mas, Serpong Utara, Tangsel, Minggu (5/5/2019).

Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan, memaparkan, tersangka yang ditangkap tersebut bernama Nur Muhammad (50), beralamat KTP di wilayah Jakarta Barat.

Nur merupakan tersangka kasus pengadaan alat olahraga di Dinas Pendidikan di wilayah Provinsi Lampung, yang kasusnya tengah diproses Polda Lampung bekerja sama dengan KPK.

"Kasus pengadaan alat olahraga di salah satu dinas di wilayah Provinsi Lampung. Nilai kerugian lebih Rp 1 Miliar," jelas Ferdy saat gelar rilis penangkapan tersangka itu, di Mapolres Tangsel.

Penjelasan Polda Metro Jaya Kasus Dugaan Korupsi Nur Mahmudi yang Belum Dibawa ke Meja Hijau

Nur merupakan pihak swasta yang mengadakan alat olahraga dalam kasus korupsi itu.

Nur ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) sejak Desember 2018.

"Selain NM penyidik Polda Lampung telah menetapkan dua tersangka lainnya yaitu Y (selaku PPK) dan ZR (selaku pemilik modal)," ujarnya.

Sebelum ditangkap, Nur berganti-ganti identitas sebanyak tiga kali, hingga terakhir menetap selama tiga bulan di Serpong Utara.

Nur ditangkap beserta sejumlah barang bukti termasuk beberapa dokumen terkait dinas pendidikan wilayah provinsi Lampung.

"Setelah ditangkap NM diamankan di Mapolres Tangsel kemudian akan dibawa ke Bandar Lampung untuk dilakukan tindakan hukum selanjutnya oleh penyidik Polda Lampung," ujarnya.

Ferdy juga menegaskan, penangkapan Nur Muhammad merupakan bukti Polri dan KPK siap saling bekerja sama dalam memberantas korupsi.

"Artinya kita siap berkolaborasi dan mendukung tugas-tugas yang diemban KPK dan penyidik Polri," jelasnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved