Terduga Teroris Sempat Menginap di Sebuah Rumah Kontrakan di Bekasi Sebelum Akhirnya Ditangkap

Dua terduga teroris berinisial S dan T dibekuk, satu diantaranya tewas dengan cara meledakkan diri ketika terdesak ketika berusaha melarikan diri.

Terduga Teroris Sempat Menginap di Sebuah Rumah Kontrakan di Bekasi Sebelum Akhirnya Ditangkap
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Rumah kontrakan tempat terduga teroris ditangkap di Jalan Ratna Jatikramat, Kota Bekasi, Minggu (5/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, JATIASIH - Detasemen Khusus Antiteror 88 (Densus 88) menggelar oeprasi penangkapan terduga teroris di wilayah RW01, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu (5/5/2019).

Dua terduga teroris berinisial S dan T dibekuk, satu diantaranya tewas dengan cara meledakkan diri ketika terdesak ketika berusaha melarikan diri.

Dua terduga teroris ini awalnya digrebek di sebuah rumah kontrakan di Jalan dr. Ratna, Jatikramat, Kota Bekasi. Rumah kontrakan itu diketahui dihuni oleh sorang warga bernama Eko.

Menurut keterangan warga setempat, Eko telah tinggal di rumah kontrakan ini cukup lama.

Namun pada malam hari, dua orang rekannya yang ternyata merupakan terduga teroris datang menginap.

Teroris di Bekasi Kelabui Warga dengan Mengaku Sedang Mengejar Maling Saat Kabur Melarikan Diri

"Penguhuninya namanya Eko, dia udah lumayan lama di sini, dua oran katanya temennnya numpang nginap," kata Sardi Ketua RW setempat.

Pagi harinya sekitar pukul 08.00 WIB, dua orang yang menumpang menginap di kontrakan Eko rupanya mengetahui adanya polisi yang hendak menangkapnya.

"Langsung digrebek pintu di didobrak satu ketangkep satu lagi lari ke belakang kampung," jelas Sardi.

Eko sendiri setiap hari bekerja sebagai pengemudi ojek online.

Sardi tidak percaya kalau dia memiliki rekan yang punya keterlibatan dengan jaringan teroris.

Terdesak, Satu Terduga Teroris Meledakkan Diri Ketika Digrebek di Bekasi

"Tadi si di bawa tapi tadi siang udah balik lagi, diamah enggak tahu apa-apa cuma ketumpuan nginap dua temennya itu aja, Eko orangnya akrab sama warga sini sering sosialisasi," jelas dia.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto menjelaskan, satu terduga teroris berinisial T ditangkap hidup-hidup ketika digrebek di kontrakan. Sedangkan terduga teroris berinisial S tewas dengan cara meledakkan diri.

"Satu titik (penangkapan), di Jalan dr. Ratna, tapi penangkapan pertama dengan kedua sekitar 100-200 meter, karena posisinya bareng, satu ditangkap, satu lari, kemudian dikejar terus meledakkan diri," kata Indarto.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved