Breaking News:

Ramadan 2019

Bagaimana Hukum Puasa Ramadan saat Baru Sadar Sedang Haid Setelah Berbuka? Ini Penjelasannya

Hukum puasa ramadan 2019 saat baru sadar sedang haid setelah berbuka puasa, ini penjelasannya.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TribunWow
Ilustrasi Puasa 

Pasalnya, penyakit maag itu terjadi karena pola makan yang tidak teratur.

Terkuak Nama Kontak Paula Verhoeven di Ponsel Baim Wong, Keintip Saat Rafathar Teleponan

Beberkan Rumah Tangga Raffi Ahmad & Syahnaz, Mama Amy Tertawa Dikomentari Pedas Nia Ramadhani

Konsultan Gastroenterologi Hepatologi PB-PABDI, Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD- KGEH, MMB, FINASIM, FACP menjelaskan, berpuasa di Bulan Ramadan justru dianjurkan bagi penderita maag.

Penggunaan obat sakit maag yang bersifat pencegahan atau mengurangi gejala bisa menjadi pilihan.

Sementara dari segi makanan, seorang penderita maag harus pandai memilih makanan saat menjalankan ibadah puasa.

Misalnya, dengan tidak makan berlebihan, menghindari kafein, menghindari makanan yang dipanaskan berulang, hingga memilih air hangat atau air biasa untuk berbuka.

Mengutip dari TribunJateng.co, berikut tips lancar puasa buat penderita maag.

1. Menu makan selama berpuasa

Bagi penderita sakit maag, hindari makanan yang bisa merangsang asam lambung.

Makanan tersebut diantaranya makanan yang pedas, asam, dan minuman yang mengandung kafein atau soda.

2. Porsi makan saat berbuka

Saat berbuka kamu disarankan untuk tidak terburu-bur melahap banyak makanan yang disediakan.

Terburu-buru makan dalam jumlah yang banyak, bisa memicu naiknya asam lambung.

Baim Wong Bagi-bagi Uang Segepok Tiap Ketemu Anak Kecil di Minimarket, Ada yang Malu sampai Ngambek

Kaget Pesan Makanan Cepat Saji Malah Dapat Bingkisan Tas Mewah, Paula Verhoeven: Feeling Gak Enak

3. Hindari makanan jenis ini

Ada beberapa makanan yang perlu dihindari para penderita sakit maag diantaranya makanan yang digoreng, cokelat, makanan tinggi lemak dan mi instan.

4. Jangan langsung tidur setelah sahur

Setelah makan, makanan akan berada pada lambung untuk dicerna.

Saat posisi tubuh terbaring, maka akan membuat makanan lebih lama berada pada perut atas.

Selama makanan masih berada di sana, lambung tidak akan berhenti bekerja dan terus melumat makanan agar halus.

Dengan begitu, lambung akan mengalami luka, karena makanan yang dicerna sudah terlampau halus.

Hal ini pula yang bisa sebabkan mag kambuh dan ibadah puasa menjadi terganggu karenanya. (TribunJakarta/Sripoku/Grid)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved