Ketua RW 001 Jatikramat Jamin Warga Kontrakan di Wilayahnya Tak Terlibat Jaringan Teroris

Warga RW 001, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi digegerkan dengan operasi penangkapan dua terduga teroris pada Minggu (5/5/2019).

Ketua RW 001 Jatikramat Jamin Warga Kontrakan di Wilayahnya Tak Terlibat Jaringan Teroris
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
TKP penggerebekan terduga teroris di Babelan Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, JATIASIH - Warga RW 001, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi digegerkan dengan operasi penangkapan dua terduga teroris pada Minggu (5/5/2019) sekitar pukul 08.30 WIB.

Penangkapan kedua terduga teroris ini bermula saat personil Densus 88 menggerebek sebuah rumah kontrakan yang dihuni Eko (34). Dua terduga teroris disinyalir hendak menumpang rumah kontrakan tersebut.

Sardi ketua RW setempat mengatakan, sosok Eko cukup dikenal warga setempat. Dia telah tinggal di kontrakan selama kurang lebih satu tahun dan tidak pernah terlihat mencurigakan.

"Di sini dia minggu sekali saya kumpulin warga (termasuk Eko), makanya saya enggak percaya ada teroris," kata Sardi, Senin (6/5/2019).

Dia bahkan terkejut ketika mendengar kabar salah satu penghuni kontrakan bernama Eko terlibat masalah teroris. Apalagi selama ini Eko dikenal baik dan hanya seorang pengemudi ojek online.

Deretan Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatikramat Bekasi

Pengakuan Eko, Penghuni Kontrakan yang Hendak Ditumpangi Dua Teroris di Jatikramat Bekasi

Terduga Teroris Sempat Menginap di Sebuah Rumah Kontrakan di Bekasi Sebelum Akhirnya Ditangkap

"Pas katanya Eko bermasalah kaget benar saya, karena yang saya tau ya dia baik-baik aja, saya bilang ke polisi kalau memang Eko itu terlibat, saya bilang saya enggak mau ada orang begitu di lingkungan saya, ternyata Eko itu enggak terlibat," jelas dia.

Sementara itu, Eko mengatakan, pada Minggu dini hari, tiba-tiba polisi langsung mendobrak pintu rumah kontrakannya dan langsung menodongkan senjata sambil mengancam jangan bergerak.

"Saya lagi tidur, kebetulan ada teman juga namanya Feri di sini dia lagi nginep karena abis nonton bola semalam, kaget tiba-tiba lagi tidur langsung didobrak," kata Eko.

Eko kemudian diminta untuk menjelaskan keterlibatan dia dengan dua terduga teroris yang tengah diburu Densus 88 berinisial S dan T.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved