Beri Bogem Mentah ke Nenek Berusia 67 Tahun, Ahli Sebut Sanny Suharli Bisa Dipidana

Sidang kasus pemukulan Kon Siw Lie (67) oleh Sanny Suharli (69) kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Beri Bogem Mentah ke Nenek Berusia 67 Tahun, Ahli Sebut Sanny Suharli Bisa Dipidana
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Saksi Ahli Hukum Pidana Universitas Tarumanegara, Dr Hery Firmansyah memberikan kesaksian dalam sidang dengan terdakwa Sanny Suharli (69) di PN Jakarta Barat.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Sidang kasus pemukulan Kon Siw Lie (67) oleh Sanny Suharli (69) kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Dalam sidang hari ini menghadirkan kesaksian Ahli Hukum Pidana Universitas Tarumanegara, Dr Hery Firmansyah.

Dalam kesaksiannya, Hery menyebutkan bila terdakwa Sanny secara sengaja memukul Kon Siw Lie yang notabene merupakan tetangganya sendiri di Taman Daan Mogot, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Menurut Hery tindakan terdakwa selaras dengan penerapan Pasal 351 KUHP yang didakwakan Jaksa Penutut Umum (JPU).

“Bila penganiyaan menyebabkan luka. Maka bisa dihukum. Tak hanya luka, bahkan sakit dan mengganggu kesehatan seseorang juga bisa,” ucap Hery di ruang sidang PN Jakarta Barat, Selasa (7/5/2019).

Terbukti Pukul Lansia, Saksi Ahli Sebut Sanny Suharli Bersalah

Calon Bupati Jombang Nyono Suharli Menang Telak di TPS Sendiri Walau Kena OTT KPK

Alasan Hercules Tak Diborgol Saat Tiba di PN Jakarta Barat

Diketahui, akibat dipukul Sanny pada pada 3 Juni 2018 silam, Kon Siw Lie mengalami luka di bagian mata dan pipinya.

Hal itu diperkuat dengan hasil visum yang dikeluarkan Rumah Sakit Sumber Waras.

Terkait alasan terdakwa yang menyebut pemukulannya itu karena salah sasaran, menurut Hery hal itu tak bisa dijadikan acuan.

Sebab, ia menyebut terdakwa melakukannya dengan kesadaran penuh.

“Inilah yang kemudian bisa diterapkan menggunakan pasal 351 KUHP,” katanya.

Pemukulan yang dilakukan Sanny ini diawali oleh permasalahan parkir mobil diantara kedua tetangga satu komplek itu.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved