Pemilu 2019

Bermula dari Tugas Kuliah Bima Arya, Caleg PDIP Kenal Ahok hingga Kini Melenggang ke DPRD DKI

Cerita celeg PDIP Ima Mahdiah mengenal Ahok yang membantu dirinya bisa lolos ke DPRD DKI Jakarta. Bima Arya ikut angkat suara.

Bermula dari Tugas Kuliah Bima Arya, Caleg PDIP Kenal Ahok hingga Kini Melenggang ke DPRD DKI
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra/ Mohamad Afkar Sarvika
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto - Ima Mahdiah 

TRIBUNJAKARTA.COM - Staf Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Ima Mahdiah kemungkinan besar lolos menjadi Anggota DPRD DKI Jakarta dari PDIP.

Ima Mahdiah merupakan caleg DPRD DKI Jakarta dari dapil Jakarta 10.

Berdasarkan tim internalnya, Ima Mahdiah mendapatkan satu kursi dari Dapil Jakarta 10 dengan perolehan suara tertinggi dari PDI Perjuangan.

Kepada TribunJakarta.com, Ima Mahdiah mengatakan bahwa di balik keberhasilannya ada sosok Ahok yang mendukungnya.

Ima Mahdiah pun mengungkapkan bahwa dirinya mengenal Ahok sejak masih mengenyam pendidikan di Universitas Paramadina.

Perkenalan dara kelahiran Jakarta 27 tahun silam dengan Ahok itu terjadi pada 2010 saat ia baru duduk di semester 1 jurusan Hubungan Internasional Universitas Paramadina.

Saat itu, Ima mendapat tugas Politik Indonesia dari Bima Arya, dosennya kala itu yang kini jadi Wali Kota Bogor untuk mengikuti keseharian anggota DPR.

"Waktu itu kami disuruh mengikuti keseharian anggota DPR yang masih muda dan benar-benar fight untuk rakyat," kata Ima saat berbincang dengan TribunJakarta.com, Kamis (2/5/2019).

Ima yang tak banyak mengenal nama para anggota dewan dibuat bingung. Sebab, saat itu anggota DPR yang ia tahu hanya berasal dari kalangan selebritis seperti mendiang Adjie Massaid atau Ruhut Sitompul.

Polisi Tilang 30 Pengendara karena Gunakan Handphone, 8 Hari Operasi Keselamatan Jaya 2019

Tak Terima Ditertibkan Polisi Lalu Lintas, Dua WNA Asal Mesir Mencak-Mencak di Jalan Raya

Namun para anggota DPR yang lebih populer itu sudah diambil oleh teman sekelasnya. Ia bersama empat orang teman satu kelompoknya pun menjadi kelimpungan.

Halaman
1234
Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved