Tiap Tahun, Pedagang Takjil Gelar Dagangan di Jalan Panjang
Mendekati waktu berbuka puasa, puluhan pedagang takjil terlihat di Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Mendekati waktu berbuka puasa, puluhan pedagang takjil terlihat di Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Menggunakan meja dan etalase kecil, para pedagang takjil ini berderet sepanjang sekitar 500 meter di ruas Jalan Panjang menuju arah Pondok Indah, tepatnya di seberang SMA 65 Jakarta.
Beragam takjil dijajakan para pedagang di tempat ini mulai dari makanan ringan, aneka minuman hingga makanan berat.
Harganya pun bervariasi dan cukup terjangkau.
Untuk aneka minuman seperti es kelapa, es buah, maupun es cincau harganya Rp 5.000-10.000.
• Jelang Berbuka, Area Pasar Santa Dipadati Puluhan Orang Demi Berburu Takjil
• VIDEO Jelang Berbuka, Penjual Takjil Merebak di Area Masjid Agung Sunda Kelapa
• Hanya Ada Saat Ramadan, Takjil Jongkong Kelapa Muda Khas Banjarmasin Ini Wajib Dicoba!
Sedangkan untuk aneka gorengan seperti bakwan, lontong, tahu, pastel hingga pisang goreng hanya dipatok Rp 2.000.
Tak hanya itu, beragam makanan tradisional seperti kue lopis, putu mayang, serabi hingga onde-onde juga tersedia.
Harga aneka kue tradisional itu yakni Rp 8.000 per plastik yang terdiri dari dua kue.
Kemudian untuk makanan berat seperti soto ayam, bakso, mie ayam hingga nasi goreng dijual Rp 15.000-30.000 per porsinya.
Beberapa pengendara yang melintas pun tampak menghentikan kendaraannya untuk membeli takjil di tempat ini hingga membuat arus lalu lintas menjadi tersendat.
Keberadaan para pedagang takjil di Jalan Panjang tiap Ramadan memang sudah ada sejak lama.
Yanti (45) mengatakan setidaknya sejak 1990-an sudah banyak warga yang berjualan takjil di tempat ini.
Kawasan Jalan Panjang yang banyak dilalui pengendara menjadi alasan mereka berjualan di tempat ini.
"Ini sudah dari dulu pada jualan disini. Sekitar tahun 1990-an. Emang orang sini semua yang jualan tiap tahun orangnya sama," kata Yanti, Selasa (7/5/2019).
Yanti mengatakan para pedagang mulai menggelar dagangannya sekitar Pukul 16.00 WIB hingga Pukul 22.00 WIB.
"Tapi biasanya kalau yang buat gorengan sama es sih jam 8 juga udah habis," kata Yanti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/pedagang-takjil-menjamur-di-jalan-panjang-kebon-jeruk-jakarta-barat.jpg)