Info Mudik 2019

Tol Jakarta Cikampek II Eleveted Dipastikan Belum Beroperasi Mudik Tahun Ini

"Belum selesai mendekati Karawang Barat, mendekati ujung ya, nanti setelah itu pengerjaan lain-lain, itu kita rencanakan selesai September," katanya.

Tol Jakarta Cikampek II Eleveted Dipastikan Belum Beroperasi Mudik Tahun Ini
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Ruas Jalan Tol Jakarta Cikampek KM 14 Rawalumbu Kota Bekasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Jalan Tol Jakarta Cikampek II Eleveted atau jalan tol layang belum dapat beroperasi saat musim mudik Lebaran tahun ini.

Sebab, progres pengerjaan konstruksi baru mencapai 81 persen dan diperkirakan rampung september 2019.

"Jadi target sendiri itu bulan September, Nataru (Natal dan Tahun Baru) mungkin sudah bisa dioperasikan, kalau musim mudik ini belum bisa," kata pimpinan proyek Tol Jakarta Cikampek II Eleveted, Candra Hutabarat, Selasa (6/5/2019).

Dia menambahkan, saat ini pekerjaan konstruksi fisik sudah hampir rampung, dari total 2.500 box girder, 2.300 diantaranya sudah terpasang kokoh membentang dari Tol Cikunir hingga mendekati Karawangan Barat.

"Belum selesai mendekati Karawang Barat, mendekati ujung ya, nanti setelah itu pengerjaan lain-lain, itu kita rencanakan selesai September," katanya.

Proyek Tol Jakarta Cikampek II Eleveted berupa konstruksi jalan layang sepanjang 36,4 KM.

Progres Pembangunan Tol Jakarta Cikampek II Eleveted Capai 81 Persen

Proyek ini dibangun untuk mengurai volume kendaraan di jalan Tol Jakarta Cikampek yang sudah ada agar menghidari kepadatan.

Untuk kendala selama pengerjaan tol layang ini tentu kata Cabdra, jam kerja yang terbatas.

Dimana pihaknya hanya bisa memanfaatkan jam kerja widow time atau malam hari untuk pekerjaan konstruksinya yang sifatnya besar.

"Kendalanya jam kerjanya saja, saya kan koordinasi dengan cabang kan (Jasa Marga Cabang Tol Jakarta Cikampek) ya, terbatas sekali itu jam kerjanya dari jam 10 malam sampai jam lima pagi itu kendala utama," kata Candra.

Terlebih kata dia jika kondisi lalu lintas di ruas Jalan Tol Jakarta Cikarang sedang padat hingga lebih dari jam 10 malam.

Ototmatis jam kerja akan diundur dan tetap akan berakhir jam 5 pagi.

"Kita lihat kondisi lalin juga, kondisi lalin jam 10 masih padet kadang kita mundur kita mulai sekitar jam 12, jadi efektifitas jamnya kan semakin sedikit kan, jam lima itu kita sudah harus clear," ujarnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved