Ramadan 2019

Gelar Buka Bersama di Bekasi, Sinta Wahid Kenang Momen Indah 10 Tahun Pertama Bersama Gus Dur

Istri mediang Presiden Republik Indonesia keempat Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah mengenang momen bulan suci Ramadan saat masih bersama Gus Dur

Gelar Buka Bersama di Bekasi, Sinta Wahid Kenang Momen Indah 10 Tahun Pertama Bersama Gus Dur
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Sinta Nuriyah istri mendiang Gus Dur saat menggelar buka bersama di Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (8/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, JATISAMPURNA - Istri mediang Presiden Republik Indonesia keempat Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah mengenang momen bulan suci Ramadan saat masih bersama sang suami tercinta.

Hal ini diungkapkan Sinta saat menggelar buka bersama dengan warga Kecamatan Jatisampurna yang berlangsung di halaman kantor Kecamatan Jatisampurna, Jalan Raya Kranggan, Kota Bekasi, Rabu (8/5/2019).

Sinta mengatakan, momen mejalani ibadah puasa saat bersama mendiang suaminya terbagi dalam beberapa fase. Fase yang paling mungkin bagi sebagian orang banyak yang merasakan paling indah yakni di 10 tahun pertama usia pernikahan.

Beda TPS dengan Yenny Wahid, Sinta Nuriyah: Kenapa Tidak Disamakan?

Didampingi Dua Putrinya, Sinta Nuriyah Wahid Tebar Senyum Usai Mencoblos

TPS Tempat Sinta Nuriyah Wahid Mencoblos Belum Selesai, Begini Penampakannya

"10 tahun pertama siapapun juga tidak hanya saya memang antara suami istri sangat romantis dan sangat berkesan sekali," kata Sinta.

Alasannya kata dia, di usia 10 tahun pertama pernikahan intesitas menjalani ibadah secara bersama-sama lebih sering dilakukan.

"Yaitu 10 tahun pertama selalu buka bersama, sahur bersama, anak-anak masih pada kecil," ungkapnya.

Namun dia melanjutkan, di usia 10 tahun kedua pernikahan, hal yang berbeda akan dijumpai setiap pasangan suami istri termasuk dirinya bersama sang suami Gus Dur.

"10 tahun kedua akan mulai berubah, apalagi 10 tahun usia pernihakan yang ketiga, momen puasa akan lebih sering dijalani di luar rumah," jelas dia.

Kemudian fase 10 tahu keempat dan seterunsya, Sinta dan Gus Dur kala itu sudah memasuki usia senja. Momen ibadah bulan suci Ramadan lebih sering dijalani di rumah sakit lantaran masalah kesehatan yang kerap mendera.

"Ya itulah yang jadi kesan saya seperti itu, apalagi 10 tahun yang selanjutnya, adanya di rumah sakit," tandasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved