Pilpres 2019

Tanggapi Cuitan Andi Arief Soal Setan Gundul, Pengamat Politik Duga Ditujukan untuk 2 Kelompok Besar

Pengamat politik Ubedilah Badrun menilai cuitan Andi Arief soal setan gundul diduga untuk dua kelompok besar BPN, ini analisanya.

Tanggapi Cuitan Andi Arief Soal Setan Gundul, Pengamat Politik Duga Ditujukan untuk 2 Kelompok Besar
Tangkapan layar Kompas TV
Wasekjen Demokrat Andi Arief. 

"Tapi cuitan itu memicu adanya ketegangan politik diantara partai yang berkoalisi tapi tak besar yang bisa memicu ketidakpercayaan mereka," beber pengamat politik.

Akui Debat Panjang dengan Pimpinan KPK soal Teror, Pesan Najwa Shihab Disambut Tepuk Tangan Penonton

Peluk Mesra Reino Barack, Syahrini Buka-bukaan Keseharian Rumah Tangganya: Alhamdulillah

Pengamat politik menyatakan, cuitan mengenai setan gundul itu merupakan peristiwa lanjutan dari jenderal kardus yang juga sempat viral beberapa waktu lalu.

"Efek ini lanjut dari jenderal kardus yang membuat hubungan Partai Demokrat dengan koalisi ini tak utuh sejak awal," ungkap pengamat politik.

Pengamat politik Ubedillah Badrun
Pengamat politik Ubedillah Badrun (YouTube/Kompas Tv)

Ubedillah Badrun mengatakan, arah politik Partai Demokrat memilih jalan tengah sejak tidak lagi berkuasa dan posisi itu masih menjadi keyakinan partai berwarna biru tersebut.

"Dari awal memilih jalan tengah, lalu bergeser sedikit berani tandatangan dalam sebuah koalisi tetapi keraguan itu belum hilang karena adanya muncul jenderal kardus, kasus pidato AHY yang seolah netral dan surat SBY saat kampanye di GBK. Itu signal politik yang harus ditangkap BPN kalau ada yang belum selesai sejak awal," jelas pengamat politik.

Najwa Shihab Singgung Prabowo Sebut Tukang Survei Bohong Pindah ke Antartika, Ini Reaksi Jokowi

Rafathar Intip Nama Kontak Paula Verhoeven di Ponsel Baim Wong

Sebagaimana diberitakan, Andi Arief melalui akun Twitternya @AndiArief__ menyebut bahwa ada kelompok tertentu yang memberikan informasi sesat ke calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Ia lantas menyebut bahwa Partai Demokrat ingin menyelamatkan Prabowo dari kelompok yang menyebut angka kemenangan 62 persen.

Kelompok tersebut disebut Andi Arief sebagai 'setan gundul'.

Setan gundul, terang Andi Arief telah menyesatkan Prabowo dengan memberikan informasi perolehan suara tersebut.

 

"Partai Demokrat ingin menyelamatkan Pak Prabowo dari perangkap sesat yang memasok angka kemenangan 62 persen," ujar Andi Arief seperti dikutip dari akun Twitternya, Senin (6/5/2019).

Halaman
123
Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved