Warga Pertanyakan Pendaftaran Mudik Gratis Dibatasi Hanya 50 Orang Sehari

Dirinya pun mempertanyakan mengapa Dinas Perhubungan DKI Jakarta membuka pendaftaran hanya sebanyak 50 orang per hari.

Warga Pertanyakan Pendaftaran Mudik Gratis Dibatasi Hanya 50 Orang Sehari
ISTIMEWA/Twitter Dinas Perhubungan DKI Jakarta
Mudik gratis dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pembatasan jumlah pendaftar mudik gratis yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disesalkan warga.

Pasalnya mereka mengaku tidak dapat mendaftarkan diri walaupun telah tiba loket pendaftaran sejak dini hari.

Keluhan seperti yang disampaikan oleh Aisyah (39) warga Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur.

Pegawai swasta itu mengaku belum dapat mendaftarkan diri walaupun telah tiba di kantor Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Jalan Perserikatan 1, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur pada Rabu (8/5/2019) dini hari.

Terhitung sejak pukul 02.00 WIB, antrean katanya sudah mengular hingga puluhan orang.

Warga yang berada pada antrean baris pertama bahkan diungkapkannya diketahui telah datang sejak Selasa (7/8/2018) petang kemarin.

"Itu ada yang dari buka puasa kemarin, nginep di sini. Saya pikir dateng jam dua bisa dapet di depan, tapi tetap aja udah di atas tiga puluhan ini," ungkapnya ditemui di kantor Sudin Perhubungan Jakarta Timur pada Rabu (8/5/2019).

Dirinya pun mempertanyakan mengapa Dinas Perhubungan DKI Jakarta membuka pendaftaran hanya sebanyak 50 orang per hari.

Padahal jumlah peminat katanya mencapai ratusan orang yang berasal dari pelosok wilayah Jakarta Timur.

"Lagian kenapa sih pendaftaran dibatasi 50 orang sehari, kan bisa dilihat banyak orang dateng, mereka berharap bisa kebagian kursi," ungkapnya.

Halaman
123
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved