Pemkot Jakarta Pusat Temukan Kandungan Zat Berbahaya di Takjil yang Dijual di Lokasi Ini

dari dua lokasi tersebut petugas menemukan beberapa makanan mengandung zat yang berbahaya bila dikonsumsi, seperti formalin dan Rhodamin B.

Pemkot Jakarta Pusat Temukan Kandungan Zat Berbahaya di Takjil yang Dijual di Lokasi Ini
ISTIMEWA/Dokumentasi Pemkot Jakarta Pusat
Sejumlah petugas mengambil sampel dari pedagang takjil yang berjualan di Jalan A Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Para penjual takjil biasanya menjamur saat bulan Ramadan tiba. Mereka berlomba-lomba ingin meraup keuntungan berlipat ganda di bulan penuh hikmah ini.

Beragam jenis makanan dan minuman pun sangat mudah ditemui saat bulan Ramadan tiba, khususnya menjelang waktu buka puasa.

Makanan khas Ramadan, seperti kolak dan kurma serta beragam jenis makanan dan minuman lainnya selalu jadi incaran masyarakat sebagai menu berbuka.

Meski demikian, masyarakat harus tetap berhati-hati dengan beragam jenis takjil yang banyak dijual pedagang di berbagai sudut ibukota.

Tak jarang, makanan yang dijual oleh para pedagang tersebut ternyata mengandung zat-zat yang bisa membayakan tubuh, seperti pewarna tekstil, formalin, ataupun boraks.

Untuk itu, Pemkot Jakarta Pusat bekerjasama dengan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) melakukan sidak di sejumlah lokasi pada Selasa (9/5/2019) lalu.

Sidak dilakukan di dua lokasi berbeda, yaitu di Pasar Takjil Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang dan di Jalan A Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Hasilnya cukup mencengangkang, dari dua lokasi tersebut petugas menemukan beberapa makanan mengandung zat yang berbahaya bila dikonsumsi, seperti formalin dan Rhodamin B.

Hasil operasi di Pasar Takjil Benhil, petugas menemukan dua sampel makanan dari 52 yang diambil di pasar tersebut mengandung pewarna sintetis Rhodamin B.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved